KALTIMPOST.ID, BONTANG-Tim futsal putra Bontang berhasil mengamankan tiket ke Porprov VIII Kaltim. Setelah di laga penentuan babak kualifikasi berhasil mengalahkan tim Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (16/12).
Pelatih tim futsal putra Muhammad Ibnu mengatakan, dominasi Bontang sudah dilakukan sejak awal. Bahkan Ananda Faro berhasil melesakkan bola ke gawang PPU pada menit ke-5. Lima menit kemudian giliran Irfan mencatatkan namanya di papan skor. “Dua gol berikutnya melalui M Akmal Muradil di menit 15 dan Saefulah Effendi pada menit 21,” kata Ibnu.
Permainan terbuka seperti yang dijanjikan sebelum pertandingan, dijalankan dengan apik oleh para pemain. Tujuannya agar mengunci pertandingan terlebih dahulu. “Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk lolos semifinal, jadi laga cukup ketat,” ucapnya.
Sayangnya di pertandingan kedua, keunggulan telah tersebut hampir terkejar. Setelah tim PPU mencetak tiga gol. Melalui M Zidane Ihsra (22), Rayhan Fahreza (28), dan Daffa Fiqih (38). “Pada babak kedua lawan sempat menyulitkan kami. Tetapi disiplin dan kerja keras selama pertandingan membuat Bontang tetap unggul hingga akhir,” tutur dia.
Dengan hasil tersebut, tim futsal putra Bontang berhak melaju ke babak semifinal. Mengingat Bontang menjadi runner up grup B dengan mengoleksi enam poin. Hasil dua kali menang dan satu kali kalah. Posisi itu di bawah Samarinda yang menjadi juara grup.
Pada pertandingan semi final, Bontang akan bersua dengan Kutai Barat selaku juara grup A. Ibnu menilai, pertandingan itu bakal cukup sulit. Pasalnya. terdapat pemain Bontang yang terkena akumulasi kartu. Alhasil tidak bisa turun lapangan saat pertandingan tersebut.
“Ada juga pemain yang mengalami masalah fisik. Saya akan coba memanfaatkan komposisi yang ada,” terangnya.
Ibnu telah menyaksikan pertandingan yang dimainkan tim Kubar. Berdasarkan hasil pengamatan, terdapat kelemahan yang dikantongi. “Itu nanti yang kami manfaatkan. Kami ingin main di partai puncak. Karena itu jadi acuan untuk persiapan porprov,” pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A