Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jalan Koi 2 Tanjung Laut Indah Bontang Terancam Longsor Dampak Turap Sungai Rusak, Lurah Minta Perhatian Wali Kota

Adhiel kundhara • Selasa, 30 Desember 2025 | 19:45 WIB

MEMBAHAYAKAN: Kondisi Jalan Koi 2, Tanjung Laut Indah ambles karena turap mengalami kerusakan.
MEMBAHAYAKAN: Kondisi Jalan Koi 2, Tanjung Laut Indah ambles karena turap mengalami kerusakan.
 

BONTANG - Kelurahan Tanjung Laut Indah mengajukan permohonan pembangunan turap sungai di Jalan Koi 2, Kecamatan Bontang Selatan, menyusul kondisi turap lama yang rusak dan memicu longsor jalan. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga karena jalur tersebut merupakan akses vital masyarakat. Permohonan itu diajukan sejak April lalu.

Lurah Tanjung Laut Indah Ardiansyah mengatakan permohonan tersebut disampaikan langsung kepada Wali Kota Bontang setelah pihak kelurahan menerima banyak keluhan dari warga sekitar. Kerusakan turap menyebabkan badan jalan di atasnya mengalami longsor dan tidak lagi berfungsi dengan baik

“Turap sungai di Jalan Koi 2 sudah tidak berfungsi optimal. Akibatnya, jalan mengalami longsor dan membahayakan pengguna jalan,” kata Ardiansyah.

Ia menjelaskan Jalan Koi 2 memiliki peran strategis bagi aktivitas masyarakat. Selain menjadi jalur utama menuju Pasar Rawa Indah, jalan tersebut juga merupakan akses penting bagi pelajar menuju SMP Negeri 7 Bontang.

“Setiap hari masyarakat dan anak-anak sekolah melintas di jalur ini. Kalau kondisinya terus dibiarkan, tentu sangat berisiko,” ucapnya.

Menurut Ardiansyah, dampak longsor tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga telah memicu kejadian kecelakaan. Bahkan, terdapat laporan warga yang tercebur ke sungai akibat kondisi jalan yang ambles.

“Ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi sudah menyangkut keselamatan jiwa,” tutur dia.

Atas dasar itu, pihak kelurahan berharap Pemkot Bontang segera menindaklanjuti permohonan pembangunan turap sungai tersebut. Selain turap, Ardiansyah juga berharap adanya penanganan infrastruktur pendukung lainnya agar akses jalan dapat kembali aman dan layak digunakan.

“Kami berharap ibu Wali Kota dapat mempertimbangkan permohonan ini dan segera melakukan pembangunan turap di lokasi tersebut,” terangnya.

Sebagai bentuk keseriusan, kelurahan turut melampirkan dokumentasi kondisi terkini turap dan jalan yang mengalami longsor. Surat permohonan juga telah ditembuskan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang serta Camat Bontang Selatan.

Ardiansyah menegaskan pihak kelurahan siap mendukung penuh proses tindak lanjut yang dilakukan pemerintah daerah, termasuk koordinasi lapangan jika diperlukan. “Kami di kelurahan siap membantu apa pun yang dibutuhkan agar pembangunan ini bisa segera direalisasikan demi keselamatan warga,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kondisi Jalan Koi 2 atau ruas jalan menuju SMP 7, Kelurahan Tanjung laut Indah mengalami kerusakan. Di beberapa titik struktur jalan justru patah. Utamanya yang berada di tepi sungai. Akibatnya pengendara harus menghindari struktur yang miring tersebut.

Salah satu pengendara yang melintas Jarno mengaku kondisi ini sangat membahayakan jika dibiarkan terlalu lama. Mengingat akses ini sangat padat di waktu tertentu. Khususnya saat jam pelajar sekolah berangkat maupun pulang.

“Saya tiap hari mengantar anak sekolah. Ini di bagian ujung dekat KS Tubun sudah miring jalannya,” kata Jarno.

Khawatirnya jika tidak ada penanganan maka kerusakan akan lebih parah. Akses ini sebelumnya telah mendapatkan pengaspalan pada 2023 silam. Pagu anggaran yang digelontorkan kala itu mencapai Rp1,5 miliar.

Editor : Muhammad Ridhuan
#turap sungai #Tanjung Laut Indah #longsor jalan #Bontang Selatan