Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perumda Tirta Taman Usulkan Pembangunan Satu Sumur Baru di Lokasi Ini

Adhiel kundhara • Minggu, 1 Februari 2026 | 17:30 WIB
INFRASTRUKTUR TAMBAHAN: Perumda Tirta Taman membutuhkan satu sumur baru di wilayah Bontang Lestari.
INFRASTRUKTUR TAMBAHAN: Perumda Tirta Taman membutuhkan satu sumur baru di wilayah Bontang Lestari.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Perumda Tirta Taman Bontang mengusulkan pembangunan satu unit sumur baru tambahan di wilayah Bontang Lestari guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan air bersih, terutama di kawasan industri dan perkantoran.

Direktur Utama Perumda Tirta Taman Suramin mengatakan usulan tersebut telah disampaikan dan diharapkan dapat diakomodir oleh pemerintah. Melalui APBD Kota Bontang, tahun ini.

“Untuk sumur baru, saat ini masih kami usulkan, khususnya di Bontang Lestari. Mudah-mudahan bisa diakomodir,” kata Suramin.

Ia menjelaskan, hingga kini Pemprov Kaltim masih memfokuskan anggaran pada proyek strategis bendungan di Sungai Bontang sebagai penyedia sumber air baku regional. Sementara untuk pengembangan sistem air bersih di dalam kota, masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kalau dari provinsi kelihatannya fokus ke bendungan Sungai Bontang. Untuk Bontang sendiri, kami berharap bisa melalui APBD,” ucapnya.

Menurut Suramin, Bontang Lestari merupakan kawasan strategis karena menjadi pusat pertumbuhan industri, perkantoran, hingga lembaga pemasyarakatan. Tanpa penambahan sumber air baku, dikhawatirkan layanan air bersih ke pelanggan akan terganggu.

“Di sana itu kawasan industri, semua pabrik sudah bekerja 24 jam. Kalau tidak ada cadangan dan peningkatan kapasitas, ujung-ujungnya akan mempengaruhi jam layanan PDAM,” tutur dia.

Saat ini, WTP yang ada di Bontang Lestari memiliki kapasitas awal 30 liter per detik dan telah dioptimalkan menjadi sekitar 40 liter per detik. Namun kapasitas tersebut dinilai sudah mencapai batas maksimal.

“Kapasitas yang ada sudah mentok. Sekarang ini kondisinya pas-pasan, seimbang antara produksi dan kebutuhan,” terangnya.

Dalam usulannya, Perumda Tirta Taman merencanakan pembangunan WTP baru dengan kapasitas 50 liter per detik serta satu sumur tambahan berkapasitas 25 liter per detik. Lokasi pembangunan direncanakan masih berada di area WTP yang sudah ada.

“Lokasinya di tempat yang sama, karena lahannya tersedia. Kalau sumur, satu unit saja dulu untuk penambahan,” jelasnya.

Saat ini, Bontang Lestari memiliki tiga sumur aktif. Namun total kapasitas produksi dari ketiga sumur tersebut hanya sekitar 40 liter per detik, karena potensi air tanah di wilayah tersebut memang terbatas.

“Potensi air tanahnya memang kecil. Bahkan bantuan dari provinsi sebelumnya kapasitasnya 25 liter per detik, tapi yang efektif kita dapat sekitar 20,” tambahnya.

Suramin menegaskan, penyediaan sumber air baku merupakan tanggung jawab pemerintah, sementara Perumda Tirta Taman bertugas mengelola dan mendistribusikan air bersih ke masyarakat.

“Kalau bicara layanan 24 jam, itu bukan hanya tanggung jawab PDAM, tapi juga pemerintah sebagai penyedia sumber air baku,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #Bontang Lestari #perumda tirta taman #Sumur Baru #Tambahan #pembangunan