KALTIMPOST.ID, BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang telah merampungkan petunjuk teknis system penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Wakil Ketua Panitia SPMB Nuryadi mengatakan secara umum tidak ada perubahan dibandingkan mekanisme tahun lalu. Hanya untuk daya tampung siswa mengalami perbedaan. Hal ini dikarenakan menyesuaikan dengan jumlah rombel siswa yang telah lulus di tahun ajaran kali ini.
“Tidak ada penambahan rombel sesuai instruksi kepala dinas. Tetapi memang mengacu jumlah rombel yang lulus di tiap sekolah,” kata Nuryadi.
Khusus tahun ini terdapat 74 rombel yang dibuka dari 30 satuan pendidikan jenjang SD. Jumlah ini meningkat pada tahun lalu rombel yang dibuka yakni 72. Namun demikian besaran daya tampung justru menurun. “Tahun sebelumnya itu dibuka 2.292 kursi saat ini hanya 2.260,” ucapnya.
Baca Juga: Cakupan Imunisasi Campak di Bontang Masih Rendah, Ini Upaya Diskes Bontang
Tiap rombel sekolah menentukan sendiri jumlah daya tampungnya. Berdasarkan data yang masuk di rentang 28 hingga 34 siswa. Sekolah yang susut jumlah rombelnya yakni SD 005 Bontang Utara, SD 003 Bontang Selatan, dan SD 001 Bontang Barat.
“Sementara jumlah rombel yang meningkat SD 008 Bontang Utara, 006 Bontang Selatan, dan SD 012 Bontang Selatan,” tutur dia.
Adapun untuk jenjang SMP, juga mengalami penurunan daya tampung. Jika tahun lalu yang dibuka ialah 1.729 kini menjadi 1.646. Jumlah rombelnya mengalami penurunan dari 49 ke 48.
Perbedaannya jika tahun lalu itu isian per rombel yakni 35 hingga 36, kini melorot hingga 33. Kondisi ini terjadi di SMP 1, SMP 2, dan SMP 3. Pelaksanaan SMPB nantinya akan dilangsungkan secara online pada pertengahan Mei mendatang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo