KALTIMPOST.ID, BONTANG – PT PLN UP3 Bontang kembali menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Bontang pada Kamis (2/7/2026). Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pengaturan operasi sistem menyusul gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang masih memengaruhi pasokan daya.
Plh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UP3 Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan pengaturan operasi dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan gangguan berlangsung.
"Pengaturan operasi dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem. Tim kami terus mempercepat proses pemulihan," kata Annisa.
Berdasarkan pengumuman resmi PLN, penghentian sementara pasokan listrik dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wita.
Jadwal tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan serta ketersediaan daya.
Baca Juga: 60 Seconds to Tokyo Hadir di Aston Samarinda, Sajikan Street Food Jepang Selama Enam Bulan
Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Paprika, Jalan Brokoli, Jalan Tomat, Jalan Imam Bonjol, Jalan Selat Lombok, Jalan Selat Selayar, Jalan Selat Bone, Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Selat Malaka, Jalan Ampera, Jalan Gajah Mada.
Kemudian Jalan Jamrut, Jalan Berlian, Jalan Rubi, Jalan Safir, Jalan AP Mangkunegoro, Jalan Angkasa, Jalan Alexander, Jalan WR Soepratman, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Emerald, Jalan Petran, Jalan Tipalayo, Jalan Veteran, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Teuku Umar, Jalan Sultan Agung, serta kawasan Berbas dan Berbas Pantai.
Selain itu, pemadaman juga mencakup Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Jalan Pencak Silat, Jalan Patimura, Jalan Kalimantan, Jalan Sulawesi, Jalan Flores, Jalan Tidore, Jalan Samosir, Jalan Maluku, serta kawasan KCY.
Baca Juga: 477 Siswa Akan Belajar di SMA Taruna Nusantara IKN, Begini Tahapan Kepindahannya
PLN juga menyebut sejumlah perkantoran yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut berpotensi terdampak penghentian sementara pasokan listrik.
Masyarakat di kawasan sekitar juga diimbau mengantisipasi kemungkinan padam selama proses pengaturan beban berlangsung.
Annisa mengimbau pelanggan mempersiapkan kebutuhan sebelum jadwal pemadaman dimulai. Peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan dan dicabut dari sumber listrik untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan tegangan saat aliran listrik kembali normal.
"Jadwal dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sistem. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan," ucapnya.
Baca Juga: Andai Tanpa Pengetap, Tanpa Beli Solar Menginap
PLN memastikan seluruh personel terus disiagakan untuk mempercepat penanganan gangguan pada PLTGU. Perusahaan juga mengerahkan seluruh sumber daya agar proses normalisasi dapat segera selesai sehingga pasokan listrik di Kota Bontang kembali pulih.
Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi dari PLN apabila terdapat perubahan jadwal, durasi, maupun pembatalan penghentian sementara pasokan listrik. Dengan demikian, pelanggan dapat menyesuaikan aktivitas selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung. (*)
Editor : Dwi Restu A