Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Neni Terbitkan Surat Edaran Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perusahaan Wajib Beri Dispensasi

Adhiel kundhara • Minggu, 12 Juli 2026 | 17:47 WIB
Neni Moerniaeni
Neni Moerniaeni

BONTANG- Pemkot Bontang mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Bontang Nomor 100.3.4.3/1073/DP3AKB/2026 yang diterbitkan pada 10 Juli 2026. 

Surat edaran itu merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Gerakan tersebut bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini, sekaligus membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak agar lebih siap menjalani proses belajar di sekolah. 

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak ke gerbang sekolah. Menurutnya, momen tersebut memiliki makna penting dalam membangun rasa aman, percaya diri, dan semangat anak saat memasuki tahun ajaran baru.

"Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, kami ingin memperkuat peran ayah dalam pengasuhan. Kehadiran ayah menjadi bentuk dukungan emosional yang sangat berarti bagi anak ketika memulai aktivitas belajar di sekolah," kata Neni.

Dalam surat edaran tersebut, seluruh kepala sekolah jenjang KB/TK/RA, SD/MI hingga SMP/MTs di Kota Bontang diminta menyampaikan imbauan kepada orang tua, khususnya ayah, agar mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah. Program itu juga diharapkan menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran sebagai bagian dari penguatan pola pengasuhan keluarga. 

Selain itu, sekolah diminta mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan dan mengunggah laporan melalui tautan yang telah disediakan paling lambat 31 Juli 2026. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan gerakan di seluruh satuan pendidikan di Kota Bontang. 

Tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, Pemkot Bontang juga meminta seluruh perangkat daerah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, rumah sakit, puskesmas hingga kantor kelurahan memberikan dispensasi kepada pegawai yang mengantar anak pada hari pertama sekolah. Langkah ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata dunia kerja terhadap penguatan fungsi keluarga. 

Sementara itu, seluruh lurah di Kota Bontang juga diminta mengimbau masyarakat, khususnya para ayah, untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Lurah juga memiliki tugas melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan di sekolah-sekolah yang berada di wilayah masing-masing. 

Neni berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kebijakan tersebut sehingga tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun budaya pengasuhan yang lebih baik di lingkungan keluarga.

"Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Kami berharap para ayah dapat meluangkan waktu untuk hadir mendampingi anak-anaknya di hari pertama sekolah sebagai bentuk kasih sayang dan komitmen dalam mendukung tumbuh kembang mereka," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Gamas Hari Pertama Sekolah #Neni Moerniaeni #pemkot bontang