KALTIMPOST.ID, BONTANG - Pemkot Bontang resmi menunjuk Sony Suwito Adicahyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang.
Penugasan tersebut mulai berlaku sejak 7 Juli 2026 untuk mengisi kekosongan jabatan sepeninggal Kepala BPKAD sebelumnya, Syahbirin.
Penjabat (Pj) Sekretaris Kota Bontang Akhmad Soeharto mengatakan, penunjukan Plt dilakukan agar roda organisasi dan pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan normal sembari menunggu proses pengisian jabatan definitif.
"Sejak tanggal 7 Juli 2026. Sementara masih Plt dulu," katanya saat dikonfirmasi, Senin (13/7). Terkait pengangkatan kepala BPKAD definitif, Soeharto memastikan Pemkot Bontang akan mengikuti mekanisme yang telah diterapkan dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Kebut Jahit 29 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Masih Tahap Ukur Badan
"Nantinya menggunakan penilaian talenta, karena Pemkot Bontang sudah menerapkan hal tersebut," ucapnya.
Sementara itu, Sony Suwito Adicahyono mengungkapkan dirinya mulai menjalankan tugas sebagai Plt Kepala BPKAD sejak 7 Juli 2026. Amanah tersebut akan diemban selama tiga bulan atau hingga 6 Oktober 2026.
Mengemban tugas baru di tengah agenda strategis pemerintah daerah, Sony memastikan fokus utamanya adalah menyelesaikan dokumen perencanaan dan penganggaran yang menjadi prioritas Pemkot Bontang.
Menurut dia, target pertama yang harus dirampungkan ialah penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027. Dokumen tersebut menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD tahun depan sehingga harus selesai sesuai jadwal.
Baca Juga: Dokter Asal Paser Sabet Tiga Gelar di Kejurnas Tenis Medis, Lolos ke World Medical Tennis Society
"Kami fokus menyelesaikan KUA dan PPAS 2027 terlebih dahulu. Targetnya pada pekan kedua Agustus sudah bisa diselesaikan," tutur dia.
Selain itu, BPKAD juga menyiapkan pembahasan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2026. Meski pembahasannya berjalan beriringan, penyelesaian kedua dokumen tersebut menjadi prioritas agar tahapan penyusunan anggaran daerah tidak mengalami keterlambatan.
Sony menjelaskan, pihaknya masih akan mencermati jadwal rinci pembahasan perubahan APBD karena baru menerima amanah sebagai Plt. Namun, ia memastikan seluruh tahapan akan dikejar sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah.
"Yang penting sekarang fokus pada penyelesaian penganggaran 2027 dan perubahan APBD 2026. Itu yang menjadi prioritas," terangnya.
Dengan adanya penunjukan Plt Kepala BPKAD, Pemkot Bontang berharap proses pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan optimal hingga pejabat definitif ditetapkan melalui mekanisme manajemen talenta yang berlaku.
Sebelumnya posisi tersebut diemban oleh Mohammad Syahbirin. Ia meninggal dunia pada 6 Juli 2026 usai melakukan pertemuan daring di kantornya. Diduga Syahbirin meninggal dunia karena serangan jantung. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo