KALTIMPOST.ID, BONTANG – Jalan HM Ardan, tepatnya di sekitar Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, mengalami kerusakan berupa lubang. Kondisi tersebut langsung ditangani Tim Bontang Reaksi Cepat (BRC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang.
Penanganan dilakukan untuk mencegah kerusakan jalan membahayakan pengguna jalan dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Tim BRC turun ke lokasi pada Senin (7/9/2026), setelah menerima laporan masyarakat terkait kondisi ruas jalan yang dinilai membahayakan. Lubang yang berada di badan jalan berpotensi mengganggu pengendara, terutama pengguna sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.
Baca Juga: 15 Ucapan Hari Pamong Praja 2026 Inspiratif dan Penuh Makna, Apresiasi untuk Pengabdi Masyarakat
Sebagai langkah awal, petugas menambal bagian jalan yang berlubang menggunakan material aspal dingin atau cold mix. Metode tersebut dipilih untuk mempercepat penanganan titik kerusakan tanpa harus menunggu proses perbaikan permanen.
Kepala Dinas PUPRK Kota Bontang Much Cholis Edi Prabowo memastikan laporan mengenai kerusakan infrastruktur menjadi perhatian pihaknya. Tim BRC memang disiapkan untuk merespons kerusakan jalan maupun infrastruktur lain yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
“Tim langsung kami turunkan begitu menerima laporan terkait titik rawan tersebut. Fokus kami adalah penanganan cepat agar tidak sampai memakan korban jiwa atau memicu kecelakaan lalu lintas,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo tersebut.
Penambalan menggunakan cold mix diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus membuat perjalanan masyarakat di Jalan HM Ardan lebih aman dan nyaman.
Meski bersifat penanganan awal, langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah lubang semakin melebar akibat terus dilintasi kendaraan maupun terpapar cuaca.
Kerusakan jalan menjadi salah satu persoalan infrastruktur yang membutuhkan respons cepat. Sebab, lubang kecil yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kerusakan lebih besar dan meningkatkan risiko bagi pengendara.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Cetak Rekor MURI, 8.100 Porsi Dimasak Serentak dengan Bright Gas
Keberadaan BRC Dinas PUPRK Bontang menjadi salah satu upaya pemerintah kota mempercepat respons terhadap laporan masyarakat. Tim tersebut melakukan pengecekan dan penanganan awal terhadap sejumlah persoalan infrastruktur yang ditemukan di lapangan.
Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan jalan berlubang atau kerusakan infrastruktur lainnya. Laporan warga dapat membantu pemerintah mengetahui titik kerusakan lebih cepat sehingga penanganan segera dilakukan.
Dinas PUPRK Bontang terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kondisi infrastruktur.
“Respons cepat terhadap kerusakan jalan dinilai penting untuk memastikan ruas jalan tetap fungsional sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakannya setiap hari,” ucapnya.
Dengan penanganan tersebut, lubang di Jalan HM Ardan yang sebelumnya berpotensi membahayakan pengendara telah ditangani. Pemerintah melalui Dinas PUPRK Bontang juga terus memantau kondisi jalan untuk menentukan kebutuhan penanganan lanjutan apabila kerusakan kembali muncul. (*)
Editor : Ery Supriyadi