Sejumlah Pembangkit Masih Gangguan, Listrik Bontang-Samarinda Padam 4 Jam Hari Ini  

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 11:49 WIB
KENA LAGI: Sejumlah kawasan di Bontang hingga jalan poros menuju Samarinda terkena dampak pemadaman bergilir siang ini. (ADIEL KUNDHARA/KP)
KENA LAGI: Sejumlah kawasan di Bontang hingga jalan poros menuju Samarinda terkena dampak pemadaman bergilir siang ini. (ADIEL KUNDHARA/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Gangguan pada sejumlah pembangkit kembali berdampak terhadap pasokan listrik di wilayah kerja PLN ULP Bontang Kota. Pada Selasa (15/9/2026), pemadaman listrik dijadwalkan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 13.00 hingga 17.00 Wita.

Manajer ULP PLN Bontang Rendra Alfian Raharjo mengatakan, penghentian sementara aliran listrik dilakukan sebagai dampak gangguan pada sejumlah pembangkit yang memengaruhi sebagian wilayah pelayanan PLN ULP Bontang Kota.

“PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan,” katanya, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Dishub Kubar Timba Ilmu ke Kukar, Dorong Percepatan Zona Pandu Luar Biasa

Pemadaman listrik Bontang kali ini menyasar sejumlah wilayah yang berada di jalur Bontang-Samarinda hingga kawasan pesisir. Beberapa di antaranya merupakan ruas jalan utama dan wilayah permukiman.

Daftar wilayah terdampak meliputi Jalan Poros Bontang-Samarinda, Jalan Dg Massese, Desa Danau Redan, Desa Santan Ulu, hingga Jalan Poros Bontang-Samarinda menuju Portal. Selain itu, pemadaman juga mencakup Gunung Menangis, Desa Kresik, Desa Semangko, Desa Santan Tengah, Nyerakat, Tanah Datar, serta Desa Santan Ilir.

Di wilayah Kota Bontang, pemadaman mencakup Jalan A Yani, Jalan MT Haryono, Jalan Pencak Silat, Jalan Patimura, Jalan Kalimantan, Jalan Sulawesi, Jalan Flores, Jalan Tidore, Jalan Samosir, Jalan Maluku hingga KCY.

Dengan jadwal pemadaman mulai pukul 13.00 Wita, pelanggan di wilayah terdampak diminta mengantisipasi aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik. Rumah tangga, pelaku usaha, maupun pengguna fasilitas yang bergantung pada listrik diimbau menyiapkan kebutuhan sebelum penghentian sementara berlangsung.

PLN juga mengajak pelanggan berpartisipasi menjaga keandalan pasokan listrik dengan menggunakan energi secara bijak. Terutama pada periode beban tinggi, yakni pukul 18.00–21.00 Wita.

Pelanggan diminta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan. Penggunaan pendingin ruangan juga disarankan diatur pada suhu di atas 24 derajat Celsius.

Selain itu, masyarakat diimbau mengoptimalkan penggunaan peralatan listrik hemat energi. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu penggunaan energi secara lebih efisien dan bertanggung jawab.

Rendra menyebut PLN terus berupaya melakukan pemulihan gangguan. Namun, pelanggan diminta memahami bahwa jadwal penghentian sementara masih dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi kelistrikan.

“Penghentian sementara ini dapat mengalami perubahan jadwal, durasi maupun pembatalan sesuai dengan perkembangan kondisi kelistrikan,” ucapnya.

PLN ULP Bontang Kota menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi tersebut. PLN juga berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat selama proses penanganan gangguan berlangsung.

Pelanggan diimbau mengikuti informasi resmi PLN untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait kondisi kelistrikan dan jadwal pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak. (*)

Editor : Sukri Sikki
pemadaman bergilir pembangkit Kota Bontang pln listrik