39 Kali Kerja Bakti, Tanjung Laut Indah Dinobatkan sebagai Kelurahan Bersih dan Hijau di Bontang

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 21:11 WIB
Kelurahan Tanjung Laut Indah dinobatkan sebagai kelurahan bersih dan hijau tahun ini. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Kelurahan Tanjung Laut Indah dinobatkan sebagai kelurahan bersih dan hijau tahun ini. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Konsistensi menjaga kebersihan lingkungan mengantarkan Kelurahan Tanjung Laut Indah meraih penghargaan Kelurahan Bersih dan Hijau tingkat Bontang. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-27 Kota Bontang, Senin (12/10).

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kegiatan kerja bakti atau korve yang dilaksanakan rutin setiap Jumat. Program tersebut melibatkan perangkat kelurahan, lembaga kemasyarakatan, hingga warga di tingkat rukun tetangga (RT).

Lurah Tanjung Laut Indah Elis Biantoro mengatakan, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Apalagi, sebagian wilayah kelurahannya berada di kawasan pesisir yang kerap menghadapi persoalan sampah kiriman akibat pasang surut air laut.

“Kami selalu mengupayakan seminggu sekali, setiap hari Jumat, selalu ada korve,” ujarnya seusai menerima penghargaan di halaman Kantor Wali Kota Bontang.

Baca Juga: Bontang Tak Boleh Berhenti Membangun, Wali Kota Minta APBD Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Menurutnya, lokasi korve ditentukan secara bergantian berdasarkan kondisi lingkungan. Kawasan pesisir menjadi salah satu prioritas karena sampah dapat kembali menumpuk terbawa arus laut.

Selain kerja bakti, kelurahan memperkuat keterlibatan masyarakat melalui perjanjian kinerja pengelolaan sampah ramah lingkungan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut perjanjian kinerja Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dengan para lurah pada 12 Mei lalu.

Komitmen itu kemudian diteruskan kepada ketua RT, kader Posyandu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, dan PKK.

Untuk meningkatkan partisipasi, kelurahan juga menyelenggarakan lomba RT bersih dan sehat dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Penilaian melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Puskesmas.

Lomba dibagi menjadi kategori pesisir dan daratan. RT dengan hasil terbaik selanjutnya dipersiapkan mengikuti penilaian Kelurahan Bersih dan Hijau tingkat kota.

Sebanyak lima lokasi menjadi fokus penilaian, meliputi kantor kelurahan, kawasan pesisir RT 14, kelompok swadaya masyarakat di RT 21, bank sampah RT 29, dan permukiman RT 4. RT 14 sebelumnya meraih juara pertama kategori pesisir.

Baca Juga: Atasi Gangguan Listrik di Kubar, PLN Datangkan Pembangkit Tambahan 5 MW untuk Sistem Melak

Elis menyebut, DLH juga memantau dokumentasi kegiatan korve melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Sejak Januari hingga periode penilaian, tercatat 39 kegiatan korve berdasarkan dokumentasi tersebut.

Upaya pengelolaan sampah juga dilakukan di Pulau Malahing, RT 30. Tempat penampungan sampah (TPS) yang sebelumnya roboh berhasil dibangun kembali melalui dukungan donatur.

“Alhamdulillah, tidak lebih dari satu bulan kami sudah berhasil mencari donatur agar TPS tersebut berdiri kembali. Sekarang sudah operasional,” katanya. (ak/adv/rd)

Editor : Romdani.
penajam paser utara ibu kota nusantara Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pemkot bontang Kutai Barat