KALTIMPOST.ID, Film horor Santet Segoro Pitu siap menghantui bioskop Indonesia mulai 7 November 2024.
Berbeda dari kebanyakan film horor, Santet Segoro Pitu membawa kisah ilmu santet yang diangkat dari kejadian nyata di Semarang pada 1970-1980-an.
Disutradarai oleh Tommy Dewo, film ini menjadi debutnya dalam layar lebar setelah sukses dengan serial Serigala Terakhir dan Joko Anwar's Nightmares and Daydreams.
Kisah Santet Segoro Pitu berpusat pada keluarga Sucipto yang hidup harmonis sebelum diteror ilmu hitam misterius.
Ketegangan mulai terjadi saat Sucipto (Christian Sugiono) mendadak muntah darah saat makan bersama keluarganya.
Insiden tersebut mengawali serangkaian kejadian menyeramkan yang terus menghantui keluarga ini.
Baca Juga: Tips Merawat Kendaraan di Musim Hujan: Jaga Mobil Tetap Prima, Perjalanan Jadi Lebih Aman dan Nyaman
Tragedi bertambah ketika Marni (Sara Wijayanto), istri Sucipto, mengalami rasa sakit hebat di perutnya.
Setelah pemeriksaan, dokter menemukan benda misterius dalam perutnya, mengindikasikan bahwa keluarga ini tengah diserang oleh santet.
Kedua anak mereka, Ardi (Ari Irham) dan Syifa (Sandrinna Michelle), kemudian menyadari bahwa serangan tersebut berlanjut dan target berikutnya mungkin mereka.
Dibintangi oleh aktor-aktor terkenal seperti Christian Sugiono, Sara Wijayanto, dan Yati Surachman, film ini menghadirkan ketegangan melalui akting intens dan tema ilmu hitam yang jarang diangkat ke layar lebar.
Kisah ini terinspirasi dari persaingan bisnis yang sengit di Pasar Pandanaran, Semarang, yang berujung pada penggunaan ilmu santet sebagai bentuk balas dendam.
Baca Juga: Tips Ampuh Melawan Penyakit di Musim Hujan! Lindungi Tubuh dengan Langkah Sederhana
Santet Segoro Pitu merupakan kolaborasi tiga rumah produksi: Hitmaker Studios, Legacy Pictures, dan Masih Belajar Project.
Naskahnya ditulis oleh Betz Illustration, yang sebelumnya dikenal lewat cerita film horor Sumala, dan Riheam Junianti, penulis Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.
Film ini menonjolkan ketegangan dengan latar budaya lokal yang kental, termasuk pemanfaatan ilmu hitam yang berasal dari legenda Jawa.
Sebagai anak yang memiliki indra keenam, Ardi sering merasa tidak nyaman berada di pasar yang menurutnya dipenuhi aura tak kasat mata.
Rasa takutnya semakin memuncak ketika ayahnya mulai jatuh sakit, yang membuatnya harus mengambil alih urusan di pasar.
Baca Juga: Manfaat dan Risiko Diet Makrobiotik: Rahasia Awet Muda ala Selebritas Hollywood
Upaya Ardi dan Syifa untuk menyelamatkan keluarganya menuntut mereka melakukan ritual pembersihan.
Mereka harus mengambil air dari tujuh pantai berbeda, sebagai cara menangkal kekuatan Santet Segoro Pitu yang kuat.
Namun, selama perjalanan, mereka kerap dihadang oleh berbagai makhluk gaib yang menyeramkan.
Selain unsur horor yang mencekam, Santet Segoro Pitu menggambarkan perjuangan Ardi dan Syifa melawan teror yang terus menghantui keluarga mereka.
Sementara itu, mereka perlahan mulai menemukan sejarah kelam keluarga yang lama tersembunyi dan alasan di balik balas dendam lewat ilmu hitam ini.
Film ini bukan hanya menarik dari segi cerita, tetapi juga membawa elemen budaya Jawa yang sarat mistis, membuatnya berbeda dari film horor Indonesia lainnya.
Di sini, Tommy Dewo berhasil menyajikan horor supranatural yang dipadukan dengan realitas kelam dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Slow Living: Rahasia Hidup Lebih Bahagia dan Tenang di Tengah Dunia Serba Cepat, Yuk Mulai Sekarang!
Trailer Film Santet Segoro Pitu
Dengan jajaran pemain yang berpengalaman, film ini menjanjikan ketegangan dan kengerian yang berbeda dari film horor Indonesia pada umumnya.
Santet Segoro Pitu mengajak penonton untuk memasuki dunia mistis yang menegangkan dan menghadapi sisi gelap persaingan bisnis yang berujung pada serangan ilmu hitam. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel
Editor : Dwi Puspitarini