KALTIMPOST.ID, Ada yang rela sewa angkot demi nonton film ini. Satu studio penuh untuk nobar. Bahkan, pelukan haru usai keluar dari bioskop jadi hal biasa.
Semua itu bukan terjadi karena konser atau pesta besar, tapi karena satu film, Jumbo.
Film animasi yang tayang sejak akhir Maret 2025 ini resmi menembus 5 juta penonton hanya dalam waktu 20 hari penayangan.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti bahwa Jumbo bukan film biasa.
“FILM JUMBO SUDAH DITONTON LEBIH DARI 5.000.000 PENONTON. Lima juta hati yang memilih hadir, duduk di bioskop, tertawa, menangis, dan pulang dengan cerita baru,” tulis tim film Jumbo melalui akun Instagram resminya, @jumbofilm_id, pada Sabtu (19/4/2025).
Baca Juga: Sutradara Minecraft Movie Kaget, Polisi Dipanggil Gegara Popcorn
Kisah Jumbo bukan hanya menggugah secara visual, tapi juga emosional. Banyak penonton yang mengaku merasakan kedekatan emosional dengan tokoh-tokohnya, bahkan tak sedikit yang menontonnya berulang kali.
“Antrian panjang, tiket cepat habis, review yang menyentuh, pelukan usai menonton, sampai yang rela menyewa satu studio untuk nobar, semuanya membuat kami terharu dan bersyukur,” tulis mereka dengan penuh rasa haru.
Tak hanya di kota besar, fenomena Jumbo juga menyebar hingga ke pelosok. Ada laporan dari beberapa daerah bahwa masyarakat menyewa puluhan angkot demi bisa menonton bersama ke bioskop terdekat.
Baca Juga: Kenapa Anak-Anak Teriak “Chicken Jockey!” di Bioskop? A Minecraft Movie Bikin Heboh Dunia
Dilansir dari Cinepoint, Jumbo kini menyandang gelar sebagai film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia, mengalahkan Frozen 2 (2019) yang sebelumnya mencetak rekor dengan 4,6 juta penonton.
Tak berhenti di situ, film yang menjadi debut penyutradaraan komika Ryan Adriandhy ini juga berhasil masuk ke dalam 10 besar film Indonesia terlaris sepanjang masa, bahkan telah menggeser posisi Sewu Dino yang tayang pada Lebaran 2023.
Yang membuatnya lebih mengesankan, ini adalah film animasi lokal, bukan produksi luar negeri.
Hal ini menjadi semacam pengingat bahwa karya anak bangsa bisa berdiri sejajar bahkan melampaui film-film besar lainnya.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan di Balik Film A Minecraft Movie, Ternyata Bukan Cuma Soal Dunia Kotak-Kotak!
“Ini bukan cuma tentang jumlah penonton, tapi tentang energi baik yang diberikan ke Jumbo. Sungguh luar biasa,” ujar tim produksi dalam pernyataan resminya.
Tak heran bila banyak pihak menyebut Jumbo sebagai fenomena sosial, bukan sekadar film hiburan.
Apalagi dengan cerita yang kuat, pesan moral yang dalam, dan sentuhan budaya lokal yang begitu terasa. ***
Editor : Dwi Puspitarini