Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Cara Gelar Film Pesta Babi, Cukup Perlu 10 Orang dan Gratis!

Ari Arief • Jumat, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

 

Film Pesta Babi.
Film Pesta Babi.

 
KALTIMPOST.ID-Antusiasme warga Kaltim untuk menyaksikan film dokumenter bertajuk Pesta Babi garapan Watchdoc Documentary kian tak terbendung.

 Meski sempat memicu pro-kontra hingga upaya pembubaran di beberapa daerah, masyarakat kini diberikan akses luas untuk menggelar nonton bareng (nobar) secara mandiri dan gratis.

Penyelenggara secara resmi membuka keran distribusi film ini dengan prosedur yang sangat sederhana. Menariknya, tidak perlu massa besar untuk bisa menonton. Yaitu, cukup dengan minimal 10 orang peserta, masyarakat sudah bisa mendapatkan akses film yang sedang viral tersebut.

"Hanya dengan 10 orang, kalian sudah bisa nobar film Pesta Babi," tulis akun resmi Watchdoc dalam keterangannya, seperti dikutip Jumat (15/5).

Tanpa Dipungut Biaya

Kemudahan ini menjadi jawaban atas tingginya rasa penasaran warganet di Bumi Etam, Kaltim. Saat ini, film Pesta Babi memang belum tersedia di platform publik seperti YouTube atau layanan streaming lainnya.

Satu-satunya jalur resmi adalah melalui pendaftaran kelompok nobar.

Untuk mendapatkan tautan (link) film tersebut, penyelenggara menetapkan beberapa ketentuan mudah. Warga bisa daftar mandiri dengan mendaftarkan kelompok melalui tautan resmi http://bit.ly/musimnobar_pestababi.

Syarat dokumentasi penyelenggara wajib mengirimkan dokumentasi kegiatan nobar. Berikutnya, mengunggah poster kegiatan di media sosial dengan menandai akun-akun kolaborator seperti @watchdoc_insta dan @idbaruid serta menyertakan tagar #Papuabukantanahkosong.


Dilarang komersil yaitu film dilarang keras untuk disebarluaskan atau dikomersialkan dalam bentuk apa pun.

Gerakan 'Sepuluh Layar Membentang'

Meskipun di beberapa titik di Indonesia sempat terjadi aksi penolakan, gerakan literasi melalui film ini justru semakin meluas. Data per Kamis (14/5) mencatat sedikitnya ada 130 titik nobar yang tersebar di berbagai wilayah.

Watchdoc pun mengajak berbagai lapisan masyarakat di Kaltim, mulai dari tongkrongan anak muda, kelompok arisan, hingga komunitas pengajian, untuk ikut serta menyelenggarakan diskusi visual ini.

"Satu layar dilarang, sepuluh layar membentang. Semakin dilarang, semakin menyebar," seru pihak Watchdoc sebagai bentuk semangat distribusi informasi.

Bagi warga Kaltim yang ingin bertanya lebih lanjut mengenai prosedur teknis pemutaran, penyelenggara juga menyediakan layanan informasi melalui narahubung di nomor 0823-2301-8859. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
#film pesta babi #watchdoc documentary #film