KALTIMPOST.ID,IKN-Memasuki momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar rangkaian Safari Ramadan sebagai jembatan komunikasi langsung dengan warga di wilayah delineasi. Berlangsung marathon sejak 3 hingga 16 Maret, kegiatan ini menyisir empat kecamatan utama Samboja, Muara Jawa, Loa Janan, dan Samboja Barat, Kutai Kartanegara.
Tak sekadar buka puasa bersama dan tausiyah, agenda ini menjadi ruang dialog inklusif. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, menegaskan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata dari amanat Perpres 79 Tahun 2025.
"Safari Ramadan adalah momentum kami untuk menyambangi warga secara langsung. Ini penting untuk memastikan pembangunan IKN berjalan selaras dengan semangat kebersamaan dan percepatan yang sudah diamanatkan regulasi," ungkap Alimuddin.
Baca Juga: Austria Kepincut Konsep 'Forest City' IKN, Siap Bawa Teknologi Canggih ke Nusantara
Dalam diskusi santai yang terbangun, warga di wilayah delineasi tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyampaikan "curhat" pembangunan. Beberapa poin krusial yang mengemuka antara lain warga menaruh harapan besar pada penyediaan akses air bersih, terutama bagi sekitar 40 ribu jiwa di wilayah yang secara geografis dekat dengan Sungai Mahakam namun masih kesulitan air bersih.
Adanya keinginan kuat agar dibangun perguruan tinggi di wilayah mereka. Saat ini, warga bahkan tengah berupaya menyiapkan lahan sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas pendidikan tersebut. Aspirasi mengenai pengadaan pintu tol di wilayah Muara Jawa menjadi sorotan agar mobilitas ekonomi masyarakat semakin kencang.
Apresiasi datang dari Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli. Menurutnya, langkah jemput bola yang dilakukan OIKN memberikan rasa kepemilikan bagi warga terhadap proyek besar IKN. "Kami sangat berterima kasih. Melalui Safari Ramadan ini, masyarakat merasa benar-benar dirangkul dan dilibatkan dalam proses transisi serta pembangunan yang sedang berlangsung," tuturnya.
Baca Juga: Dukung Konektivitas IKN, Proyek Jalan Hankam dan Lingkar Sepaku PPU Garapan WIKA Tembus 62 Persen
Melalui kegiatan selama dua pekan ini, OIKN menegaskan komitmennya bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga membangun hubungan harmonis yang partisipatif dan inklusif dengan masyarakat lokal.(*)
Editor : Hernawati