BALIKPAPAN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur akan membuka Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk umum selama periode mudik Lebaran 2026, mulai 13 hingga 29 Maret 2026.
Ruas tol yang difungsionalkan tahun ini mencapai 52,5 kilometer, menghubungkan Balikpapan dengan kawasan IKN hingga arah Kalimantan Selatan. Pada Kamis (12/3/2026), BBPJN Kaltim bersama Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor dan sejumlah pemangku kepentingan meninjau kesiapan ruas tol, termasuk marka jalan, rambu-rambu, serta fasilitas pendukung bagi pemudik.
Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah rest area di Seksi 5B, Penajam Paser Utara. Rest area ini disiapkan untuk melayani pengendara dari arah IKN dan Kalimantan Selatan yang menuju Balikpapan.
Kepala Satuan Kerja IKN 2 BBPJN Kaltim, Alfin Jerry, mengatakan rest area tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), toilet, hingga layanan bahan bakar minyak (BBM) yang bekerja sama dengan Patra Niaga.
“Di rest area kami siapkan tenant UMKM, toilet, dan juga BBM bekerja sama dengan Patra Niaga,” kata Alfin.
Sejumlah pelaku UMKM lokal juga dilibatkan untuk mengisi tenant di rest area tersebut selama masa fungsional tol. Salah satunya Arbainah, warga Sotek, Penajam Paser Utara, yang menjual makanan ringan, minuman, gado-gado, dan soto. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan berjualan di rest area yang disediakan secara gratis oleh BBPJN Kaltim.
“Alhamdulillah bersyukur bisa diberi ruang berjualan. Semoga nanti ramai,” kata Arbainah.
Pedagang lain, Sri (50), juga mengaku senang bisa mendapatkan tempat berjualan di rest area tersebut. Ia menjual makanan ringan dan minuman dingin serta telah mulai berjualan sejak dua hari terakhir menjelang pembukaan tol.
Menurut Sri, lokasi rest area cukup dekat dari tempat tinggalnya di kawasan Pantai Lango, Penajam Paser Utara, dengan waktu tempuh kurang dari setengah jam.
Ia berharap keberadaan rest area selama masa fungsional tol dapat membantu meningkatkan penghasilan warga sekitar. Biasanya, Sri berjualan dengan melayani para pekerja proyek di sekitar kawasan IKN. Dalam bertransaksi, ia melayani pembayaran secara tunai maupun non-tunai. (*)
Editor : Sukri Sikki