Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tim Renja dan Pokir DPRD Kaltim Gelar Rapat Kerja, Diharapkan Tugas Anggota Dewan Lebih Terarah dan Efektif  

Faroq Zamzami • Senin, 18 Maret 2024 | 13:05 WIB
RAPAT KERJA: Ketua Tim Renja Bagus Susetyo dan Ketua Tim Pokir Rusman Yaqub saat memberikan materi dalam rapat kerja, Rabu (13/3).
RAPAT KERJA: Ketua Tim Renja Bagus Susetyo dan Ketua Tim Pokir Rusman Yaqub saat memberikan materi dalam rapat kerja, Rabu (13/3).

 

Tim Pembahas Rencana Kerja (Renja) dan Tim Pembahas Rancangan Usulan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kaltim Tahun Anggaran 2025 menggelar rapat kerja bersama pimpinan dan anggota DPRD Kaltim, Rabu (13/3).

 

MAKASSAR-Rapat penyusunan renja ini diharapkan menjadi acuan dalam menjalankan tugas dan wewenang DPRD secara terarah, efisien, dan efektif. Demikian disampaikan Ketua Tim Renja Bagus Susetyo, usai rapat yang digelar di Ballroom Swiss-Belhotel, Makassar.

Dikatakan Bagus, berkaitan dengan kegiatan, ada beberapa penambahan kegiatan, seperti diseminasi rancangan perda oleh pembahas raperda atau pansus. “Tetapi untuk di tahun 2025, kegiatan diseminasi rancangan perda dilakukan oleh masing-masing anggota DPRD,” ujarnya.

Kegiatan lainnya, yakni dialog rakyat, yang merupakan kegiatan pengganti dari kunjungan dapil (kundapil) yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh anggota DPRD. “Kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka melihat proses atau hasil pembangunan dari tindak lanjut serap aspirasi anggota DPRD atau pokok-pokok pikiran DPRD,” terang Bagus.

Beberapa kegiatan yang direncanakan untuk juga disampaikan ketua Fraksi Gerindra ini hanya terdapat perubahan nama. Namun, secara substansi tetap sama. Misalnya, kegiatan penguatan demokrasi daerah (PDD), yang merupakan kegiatan pengganti sosialisasi wawasan kebangsaan (soswasbang). “PDD ini dalam rangka memberikan pendidikan dan pemahaman guna pengembangan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila kepada masyarakat,” jelas politikus Gerindra ini.

Terpisah, Ketua Tim Pembahas Rancangan Usulan Pokir DPRD Kaltim Rusman Yaqub mengatakan ada beberapa kamus usulan, dari anggota dewan minta ditambah, sehingga usulan dari anggota dapat terakomodasi.

“Jadi begini, sebetulnya apa yang diusulkan kawan-kawan, tambahan kamus usulan itu sudah ada semua. Tapi memang, ada yang tidak terdetailkan satu per satu. Tetapi menurut saya begini, yang penting judul kamusnya sudah ada, nanti detailnya itu gampang,” terang Rusman.

Justru menurut dia, yang jadi masalah itu ketika misalnya pokir ini tidak ada kamus susulan yang menaungi. “Nah, ini kan mayoritas sudah ada semua. Cuma kan, kadang-kadang teman-teman mintanya detail. Jadi, menurut saya, pada perinsipnya usulan itu sudah terakomodasi semuanya, tidak ada yang tidak,” jelas Rusman. (adv/hms6/far/k15)

 

 

Editor : Faroq Zamzami
#Pokir DPRD #dprd kaltim