Kanit Gakkum Satlantas Polres Kutai Kartanegara, Aiptu Robert Rorre mengatakan, insiden ini terjadi sekitar pukul 05.30 Wita, yang meninggal adalah saudara Ishak (32) warga Balikpapan pengemudi truk tidak bermuatan dengan nomor polisi KT 8523 MI.
“Jadi, pengemudi yang meninggal bertujuan dari Samarinda ke Balikpapan, dan dalam keadaan kabut disertai hujan,” ucapnya kepada Kaltim Post, Minggu (7/7).
Nah, kata dia, awalnya sebelum terjadi kecelakaan tersebut, truk tidak bermuatan itu berusaha untuk mendahului truk yang ada di depannya. Ishak ketika itu berhasil menyalip melalui lewat sebelah kanan truk yang juga berkelir merah.
“Kemudian, dari arah yang berlawanan (Balikpapan ke Samarinda), ada truk bermuatan sepeda motor sebanyak 51 bermerek Honda. Saat itu, korban panik dan berusaha untuk membanting setir ke arah kiri (menghindar agar tidak menabrak). Namun, karena kondisi jalanan licin, mobil yang dikemudikan Ishak ini oleng dan hilang kendali yang menyebabkan kecelakaan tersebut terjadi,” sambungnya menceritakan kronologi.
saat disinggung kawasan tersebut apakah sering terjadi kecelakaan, kata Robert, jalur lalu lintas ini tidak sering mengalami kecelakaan. Sebab, di jalur tersebut ada garis tidak putus yang mengingatkan bahwa kendaraan tidak boleh menyalip dan agar tetap pada jalur masing-masing.
“Namun korban menyalip dan ini bisa disebabkan karena jalanan licin juga kelalaian dari pengemudi. Karena jalur itu tidak rawan terjadinya kecelakaan,” tuturnya.
Insiden tragis itu sempat terekam dan beredar melalui pesan berantai Whatsapp. Dari video yang beredar, pengemudi yang meninggal tampak terjepit dari dua truk yang saling seruduk. Sebab, truk tidak bermuatan itu mengalami kerusakan parah di bagian depan, yang menyebabkan pengemudi terjepit dan tidak sempat menyelamatkan diri.
“Informasi ada laka di kawasan Jalan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, unit putih dibutuhkan segera, ada korban meninggal di tempat,” ucap salah satu warga yang merekam insiden tersebut di lokasi kejadian.
Baca Juga: Harta Rita Widyasari Melonjak Menjadi Rp 236,75 Miliar, Setelah Lima Tahun Menjabat Bupati Kukar
Editor : Uways Alqadrie