BALIKPAPAN - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) sudah menunjukkan hal positif. Hingga Agustus 2025, warga Bumi Etam sudah banyak melakukan pembayaran pajak.
"Realisasi PAD sudah tercapai 60 persen atau Rp 6 triliun," kata Kepala Bapenda Kaltim Ismiati kepada Kaltim Post, Rabu (17/9/2025). Ada pun total target PAD Kaltim tahun ini sebesar Rp 10 triliun.
Sementara dari target tersebut, pajak daerah berkontribusi menyumbang Rp 8,47 triliun atau 86 persen. "Sumbangsih terbesar dari PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor), serta dari BBNKB (Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor),” jelasnya.
Artinya, lanjut dia, pajak daerah adalah penyumbang terbesar untuk membangun Kaltim. "Pajak daerah menjadi penopang utama pembiayaan APBD provisi maupun kabupaten/kota di Kaltim," ujarnya.
Rincian untuk target penerimaan PKB ditetapkan sebesar Rp 1 triliun. Kemudian target BBNKB sebesar Rp 1,05 triliun. Dia mengakui sempat terjadi perlambatan penjualan kendaraan baru secara nasional hingga 30 persen.
"Tapi kami tetap optimistis dapat meraih pajak secara optimal dengan melakukan inovasi," imbuhnya. Seperti terbaru meluncurkan aplikasi Simpator Gemas.
Ini memudahkan wajib pajak untuk mengetahui tagihan pajak. Serta langsung terintegrasi dengan beberapa kanal pembayaran. Sehingga pembayaran pajak bisa dilakukan secara digital.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menambahkan, tarif pajak kendaraan bermotor di Kaltim merupakan paling rendah se-Indonesia yakni hanya 0,8 persen. Sedangkan BBNKB sebesar 8 persen dan PBBKB sebesar 5 persen untuk BBM umum/subsidi dan 7,5% untuk BBM industri. "Berkat partisipasi masyarakat, Kaltim bisa membangun di segala bidang," ucapnya.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dan pelayanan publik lainnya. Itu semua merupakan program prioritas. Baik dalam bentuk pendidikan gratis, BPJS Kesehatan gratis, insentif guru dan sebagainya.
"Terutama memenuhi infrastruktur dasar dan standar pelayanan minimum. Pajak ini untuk kembali kepada masyarakat," sebutnya. Dia berterima kasih atas kontribusi warga Kaltim yang taat dan disiplin membayar pajak. (*)
Editor : Sukri Sikki