KALTIMPOST, Tepat tanggal 12 Oktober 2025 diperingati sebagai Hari Museum Nasional di Indonesia.
Hari ini diperingati agar masyarakat dapat mengingat jika ini museum bukan hanya sekadar gudang penyimpanan barang-barang bersejarah, melainkan identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.
Di provinsi Kalimantan Timur sendiri terdapat beberapa museum yang menyimpan kekayaan sejarah dan kebudayaan serta catatan pertempuran di masa kolonial, warisan kerajaan, hingga kearifan lokal.
Dalam artikel ini ada 6 destinasi wisata museum di Kalimantan yang wajib detikers kunjungi, mulai dari Museum Sejarah Tarakan, Museum Kayu Tuah Himba, Museum Wasaka Banjarmasin, Museum Kalimantan Barat, dan Museum Mulawarman.
Wisata Museum di Kalimantan
8 Museum di Kalimantan Timur
Berikut ini adalah daftar museum yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur, yang dapat anda kunjungi ini memperingati Hari Museum Nasional.
-
Museum Kayu Tuah Himba Kukar
Museum kayu tuah himba terletak di Waduk Panji Sukarame, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, museum ini telah berdiri sejak 1996 sebagai pusat edukasi dan pelestarian kayu khas Borneo.
Sedangkan nama "Tuah Himba" yang disematkan pada museum berasal dari semboyan lokal yang berarti menjaga kekayaan hutan akan membawa manfaat abadi.
Museum yang sering dijuluki sebagai museum kayu ini tidak hanya menampilkan kayu, namun juga menjadi refleksi akan pentingnya menjaga kelestarian alam khususnya Kalimantan Timur mengingat jika Kalimantan adalah wilayah yang didominasi oleh hutan.
Di dalam museum terdapat lebih dari 855 koleksi item, mulai dari berbagai jenis kayu seperti ulin, fosil kayu, ukiran khas Dayak, bahkan terdapat satwa yang diawetkan yaitu buaya muara sepanjang enam meter. Untuk tiket masuk berkisar Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa.
-
Museum Mulawarman Kukar
Museum ini merupakan salah satu museum tertua yang didirikan pada masa Kesultanan Kutai Kartanegara yaitu tahun 1936-1937, pada saat itu museum ini juga digunakan sebagai Istana Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Bangunan yang memiliki gaya eropa klasik ini kemudian dialihfungsikan menjadi museum pada 1971, dan pada 1976 resmi bernama Museum Negeri Provinsi Kalimantan Timur "Mulawarman" sebagai penghormatan kepada Raja Mulawarman dari Kerajaan Kutai.
Museum Mulawarman terletak di Jalan Diponegoro No. 1, Tenggarong, sekitar 45 menit dari Samarinda.
Menyimpan lebih dari 5.000 koleksi, termasuk singgasana Sultan, perhiasan emas, replika Prasasti Yupa, arca Hindu-Buddha, keramik Dinasti Ming dan Qing, hingga perlengkapan upacara adat Erau.
Baca Juga: Rekomendasi Buku Sejarah Lokal Kalimantan Timur, Biar Makin Kenal Daerah Sendiri
-
Museum Kodam Mulawarman
Museum Kodam Mulawarman terletak di Balikpapan, tepatnya berada di kawasan milik TNI AD.
Di dalamnya museum ini menyimpan koleksi terkait sejarah militer, termasuk peralatan perang, dokumentasi fotografi Balikpapan pada masa kolonial Belanda, hingga benda-benda bersejarah dari periode pasca-kemerdekaan.
Tidak hanya benda-benda bersejarah terkait militer, namun museum ini juga menampilkan informasi mengenai operasi militer di Kalimantan Timur, cocok untuk yang tertarik pada sejarah perjuangan.
-
Lamin 1001 Mandau
Lamin ini terdapat di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Tempat ini dibangun sebagai upaya pelestarian budaya dan berhasil masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan membuat mandau terbesar di dunia, seperti namanya lamin ini telah mengoleksi ribuan mandau yang berasal dari berbagai macam daerah di Kalimantan dari ukuran terkecil hingga yang terbesar.
Tidak hanya mandau, lamin ini juga menyimpan berbagai pusaka dari beberapa daerah lainnya di Nusantara.
Baca Juga: Jalan Pramuka, Sebuah Ironi yang Menyakitkan, Cerita Pendek Karya Bella Sapitri
-
Museum Perjuangan atau Museum Merah Putih
Museum ini berlokasi di Sanga-Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Dalam Museum Perjuangan (Merah Putih), anda dapat melihat catatan sejarah dari perjuangan bangsa Indonesia selama memperjuangkan kemerdekaan, sehingga dikenal sebagai Peristiwa Merah Putih, dengan melihat berbagai benda-benda sejarah yang tersimpan di dalam museum, maka akan mendapatkan informasi baru.
-
Museum Sadurengas
Museum ini terletak di Jalan Keraton Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Museum Sadurengas menyediakan berbagai fasilitas mulai dari parkiran mobil luas dan masjid yang memiliki model lama.
Museum ini menyimpan berbagai barang dari zaman kesultanan paser, seperti peralatan alat musik, uang lama yang beredar pada masa kerajaan dan lainnya.
Museum Sadurengas buka pukul 09.00 hingga 16.00 Wita di hari Senin hingga Minggu. Namun pada hari Jum’at, hanya buka sampai pukul 15.00 Wita.
Baca Juga: Sang Penjaga Rimba Terakhir, Cerita Pendek Karya Mastuki
-
Museum Kota Samarendah
Museum Kota Samarendah berlokasi di Jalan Bhayangkara No. 1, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Museum ini menyimpan sekitar 263 item yang mendokumentasikan sejarah dan budaya Samarinda, mencakup lebih dari 200 koleksi tentang perkembangan kota, artefak dan peninggalan budaya, hingga dokumen penting, profil tokoh sejarah, dan wahana interaktif seperti komputer digital untuk riset lebih dalam tentang Samarinda dan Kalimantan Timur.
Museum Kota Samarendah beroperasi selama hari Senin–Kamis pukul 08.00–16.00 WITA dan Jumat pukul 08.00–15.00 WITA. ***
Editor : Dwi Puspitarini