Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Didominasi Kaum Pria: Setengah Pengangguran di Kaltim Melonjak Tiap Tahun  

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 27 November 2025 | 12:29 WIB

Persentase setengah pengangguran atau yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu didominasi kaum pria. Meski begitu, peningkatan tajam terjadi pekerja perempuan,
Persentase setengah pengangguran atau yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu didominasi kaum pria. Meski begitu, peningkatan tajam terjadi pekerja perempuan,
 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan tren yang kurang menggembirakan di pasar tenaga kerja. Jumlah penduduk yang tergolong setengah pengangguran terus melonjak dalam dua tahun terakhir. Artinya, semakin banyak pekerja yang merasa jam kerjanya kurang, atau gencar mencari pekerjaan tambahan karena pendapatan yang ada belum mencukupi.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengungkapkan bahwa Tingkat Setengah Pengangguran (TSP) di Kaltim pada Agustus 2025 mencapai 5,66 persen. Angka itu berarti, dari setiap 100 penduduk bekerja, terdapat sekitar 5-6 orang yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu namun masih aktif mencari atau menerima pekerjaan lain.

"Kami mencatat, dari Agustus 2023 ke Agustus 2024 terjadi kenaikan sebesar 1,17 persen poin, dan dilanjutkan kenaikan lagi sebesar 1,05 persen poin dari Agustus 2024 ke Agustus 2025," ujar Yusniar Juliana, mengutip data BPS Kaltim pada Kamis (27/11).

Yusniar menjelaskan, kenaikan mengisyaratkan dua hal, pertama, pekerja yang memiliki jam kerja di bawah normal merasa bahwa pekerjaan saat ini belum sesuai dengan keinginan mereka. Atau kedua, penduduk yang memiliki keinginan untuk mendapatkan usaha atau pekerjaan tambahan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Menariknya, berdasarkan jenis kelamin, persentase pekerja pria yang tergolong setengah pengangguran lebih tinggi dibandingkan wanita. "Pada Agustus 2025, tingkat setengah pengangguran laki-laki tercatat sebesar 5,86 persen, sedangkan untuk perempuan sedikit di bawah, yakni 5,29 persen," bebernya.

Meskipun demikian, kenaikan paling tajam justru dialami pekerja perempuan. Dibandingkan Agustus 2024, tingkat setengah pengangguran pada kelompok pria memang meningkat sebesar 0,88 persen poin. Namun, pada kelompok perempuan, kenaikannya lebih signifikan, mencapai 1,38 persen poin.

Menandakan bahwa dorongan untuk mencari penghasilan tambahan atau pekerjaan dengan jam kerja yang lebih ideal semakin kuat pada semua gender, meski secara angka (absolut) kelompok laki-laki masih mendominasi. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pengangguran #BPS KALTIM #Yusniar Juliana #kalimantan timur