KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan. Hingga 30 November 2025, pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 129 unit yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim Edih Mulyadi menyampaikan, keberadaan SPPG tersebut melibatkan 4.260 petugas yang mendukung operasional layanan MBG di daerah. “Selain itu, saat ini terdapat 251 supplier yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kaltim,” jelas Edih.
Namun, Edih mengakui pelaksanaan MBG belum merata di seluruh wilayah. Di Mahakam Ulu, program tersebut hingga kini belum dapat dijalankan. Kondisi geografis menjadi tantangan utama, mengingat wilayah tersebut sulit dijangkau dan masih sangat bergantung pada jalur sungai sebagai sarana transportasi utama.
Menurutnya, diperlukan dukungan pembangunan infrastruktur untuk menunjang kelancaran distribusi dan operasional MBG di wilayah perbatasan dan terpencil seperti Mahakam Ulu, agar program nasional tersebut dapat dirasakan secara merata.
Dia juga mengungkapkan, pemerintah memiliki potensi aset negara yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.
“Terdapat 27 BMN (barang milik negara) berupa tanah yang potensial untuk SPPG yang tersebar di lingkup Kaltim,” ujarnya. (*)
Editor : Dwi Restu A