Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lemak Nabati Jadi Penyumbang Lonjakan Ekspor Nonmigas Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 5 Februari 2026 | 12:31 WIB

 

Lonjakan ekspor tidak hanya bertumpu pada komoditas konvensional, tapi juga didorong oleh kelompok barang tertentu seperti golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati.   
Lonjakan ekspor tidak hanya bertumpu pada komoditas konvensional, tapi juga didorong oleh kelompok barang tertentu seperti golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati.  
 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Performa ekspor nonmigas Kalimantan Timur pada Desember 2025 menunjukkan pergeseran struktur yang cukup mencolok. Lonjakan ekspor tidak lagi hanya bertumpu pada komoditas konvensional, tetapi juga didorong oleh kelompok barang tertentu yang mencatat pertumbuhan sangat tinggi dalam waktu singkat.

Berdasarkan klasifikasi golongan barang, peningkatan ekspor nonmigas pada Desember 2025 dibandingkan bulan sebelumnya terjadi tidak merata antar komoditas.

“Peningkatan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Desember 2025 terhadap November 2025 terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati yang naik USD293,54 juta (246,24 persen),” jelas Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Ariyanti Cahyaningsih.

Kenaikan signifikan tersebut menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor nonmigas secara bulanan. Selain lemak dan minyak hewani atau nabati, sejumlah komoditas lain juga mencatatkan peningkatan nilai ekspor yang cukup besar, meski tidak setinggi golongan tersebut.

Ariyanti menyebutkan, bahan bakar mineral masih menunjukkan peran penting dalam menopang ekspor nonmigas. Selain itu, komoditas pupuk juga mengalami lonjakan tajam yang mencerminkan meningkatnya permintaan dari negara tujuan ekspor.

“Komoditas lain dengan peningkatan nilai ekspor cukup besar adalah golongan barang bahan bakar mineral yang naik USD175,37 juta (13,58 persen) dan golongan barang pupuk yang naik USD37,36 juta (152,06 persen),” ujarnya.

Di sisi lain, tidak semua golongan barang mencatat kinerja positif. Beberapa kelompok komoditas justru mengalami penurunan nilai ekspor pada Desember 2025. Menunjukkan masih adanya tekanan pada sektor tertentu di tengah dinamika perdagangan global.

“Sebaliknya, penurunan nilai ekspor terdalam terjadi pada golongan barang berbagai produk kimia USD 15,31 juta (25,39 persen),” sebutnya.

Selain itu, penurunan juga dialami oleh golongan bahan kimia anorganik serta bahan kimia organik, meski dengan nilai yang relatif lebih kecil dibandingkan kelompok produk kimia lainnya. Nencerminkan fluktuasi permintaan pada komoditas berbasis kimia.

Secara kumulatif sepanjang Januari-Desember 2025, struktur ekspor nonmigas sangat terkonsentrasi pada sepuluh golongan barang utama. Hampir sepenuhnya membentuk total ekspor nonmigas daerah.

Dalam komposisi tersebut, bahan bakar mineral masih menjadi tulang punggung ekspor nonmigas. Sepanjang 2025, golongan itu memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor nonmigas, menegaskan ketergantungan ekspor daerah pada sektor energi. (*)

Editor : Sukri Sikki
#BPS KALTIM #Nonmigas #nabati #kalimantan timur