BALIKPAPAN - Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) resmi melantik pengurus di tingkat DPD Kalimantan Timur. Serta lima DPC kabupaten/kota. Ini salah satu bagian dari persiapan kehadiran Basilika pertama dan satu-satunya di Indonesia. Tepatnya di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ketua Umum Presidium ISKA Luky Yusgiantoro, Ph.D menuturkan, organisasi kemasyarakatan ini telah berdiri di 24 provinsi dan 148 kabupaten/kota di Indonesia. Termasuk di Kalimantan Timur.
Menurutnya momen pelantikan pengurus DPD dan DPC kali ini merupakan suatu kehormatan. Mengingat IKN berada di Kalimantan Timur dan dalam waktu dekat dilakukan peresmian Basilika.
“Kami di ISKA juga terlibat dalam peresmian Basilika,” tuturnya. Baik DPD ISKA Kalimantan Timur beserta DPC juga diberikan kesempatan untuk menjadi panitia dalam peresmian.
Salah satu persiapan ISKA untuk peresmian Basilika dengan menyediakan sumber daya manusia (SDM). “Sehingga pelantikan lima DPC dan DPD Kaltim ini menjadi sangat penting,” tuturnya.
Meski untuk persiapan detailnya berada di pemerintah. “Pertama dan satu-satunya di Indonesia ada Basilika hanya di IKN. Ini suatu kehormatan bagi gereja dan pemerintah,” sebutnya.
Luky menilai, Kaltim menjadi pusat untuk seluruh agama dapat berkumpul dengan aman, tentram, dan saling menghormati. Semua umat dapat beribadah dengan baik dan menjadi bukti perdamaian di Indonesia.
“Contoh nyata Bhineka Tunggal Ika itu ada di Kalimantan Timur,” ujarnya. Kini ISKA siap hadir sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan gereja maupun umat Katolik.
Luky menambahkan, ISKA bersiap untuk mengadakan musyawarah nasional (munas) 2026 di Kalimantan Timur. “Kami akan diskusikan antara DPP, DPD, dan DPC agar munas dapat terlaksana tahun ini,” tutupnya.
Sementara Ketua DPD ISKA Kalimantan Timur, Prof. Bernad Saragi mengatakan, fokus organisasi akan mengarah pada beberapa hal. Mulai penguatan pendidikan, riset, pendampingan usaha kecil dan menengah (UKM), hingga mencerdaskan kualitas SDM.
Program tidak hanya menyasar komunitas Katolik. Namun terbuka untuk seluruh elemen masyarakat. “Harapannya ISKA mampu berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kaltim,” tutupnya. (*)
Editor : Sukri Sikki