Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kabar Gembira! Pelaku UMKM Kaltim Diguyur Modal APBN Rp 4,6 Triliun

Ari Arief • Minggu, 8 Maret 2026 | 10:46 WIB

 Kepala Kanwil DJPb Kaltim, Edih Mulyadi.
Kepala Kanwil DJPb Kaltim, Edih Mulyadi.

KALTIMPOST.ID,KALTIM-Upaya penguatan ekonomi kerakyatan di Kaltim terus mendapat suntikan segar. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim mengonfirmasi alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bersumber dari APBN 2026 dipatok sebesar Rp 4,6 triliun. Anggaran jumbo ini diproyeksikan bakal menyasar 23.250 pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh penjuru Benua Etam.

Langkah ini diambil untuk memacu daya saing pelaku usaha lokal melalui skema modal kerja dan investasi. Selain memperluas akses permodalan, program ini diharapkan mampu menjadi mesin pencipta lapangan kerja baru sekaligus meringankan beban bunga bagi pengusaha kecil.

Kepala Kanwil DJPb Kaltim, Edih Mulyadi, menjelaskan bahwa distribusi dana tersebut melibatkan sinergi perbankan, baik konvensional maupun syariah, yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Baca Juga: Sering Pakai Helm atau Hijab? Waspada Ancaman Kerontokan Rambut dan Jamur Kulit Kepala

"Anggaran KUR sebesar itu pengelolaannya dipercayakan kepada sejumlah bank konvensional dan syariah yang beroperasi di wilayah Kaltim," kata Edih dikutip Minggu (8/3/2026).

Bedah Penyaluran Perbankan

Secara rinci, porsi terbesar masih didominasi oleh bank konvensional dengan nilai Rp 4,09 triliun untuk 20.935 debitur. Dari jumlah itu, pembiayaan mikro menjadi mesin utama dengan serapan Rp 2,98 triliun (18.305 debitur), disusul sektor usaha kecil senilai Rp 1,11 triliun (2.532 debitur), dan usaha super mikro sebesar Rp 1,26 miliar (99 debitur).

Sementara itu, perbankan syariah turut memberikan kontribusi signifikan dengan penyaluran Rp 504,47 miliar kepada 2.315 debitur. Alokasi ini terbagi untuk usaha kecil sebesar Rp 304,17 miliar (701 debitur), usaha mikro Rp 189,53 miliar (980 debitur), serta segmen super mikro Rp 10,76 miliar (634 debitur).

Baca Juga: Tema Hari Perempuan Internasional 2026, Lengkap dengan Sejarah dan Makna

Refleksi Capaian 2025

Sebagai catatan, performa penyaluran KUR di Kaltim sepanjang 2025 tercatat cukup impresif. Total realisasi mencapai Rp 4,07 triliun yang dinikmati oleh 52.780 debitur. Dominasi terbesar masih berada di level usaha mikro dengan angka Rp 2,59 triliun, disusul usaha kecil Rp1,38 triliun.

Menariknya, KUR tahun lalu juga menyasar sektor spesifik lainnya, seperti pembiayaan suplai rumah (Rp 43,99 miliar), renovasi/pembangunan rumah usaha (Rp 39,33 miliar), hingga KUR bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan realisasi Rp 140 juta untuk empat debitur.(*)

Editor : Hernawati
#jumbo #kur #apbn #bank #Triliun #kaltim