KALTIMPOST.ID-Proses seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Berau tahun 2026 untuk sementara mengalami penundaan.
Pemkab Berau masih menunggu penetapan panitia seleksi (pansel) dari unsur Pemprov Kaltim sebelum tahapan seleksi dapat dilanjutkan.
Sekkab Berau Muhammad Said mengatakan, keterlibatan unsur provinsi dalam pansel merupakan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Karena itu, pemerintah daerah harus menyesuaikan susunan pansel sesuai ketentuan terbaru.
“Pendaftaran sebenarnya sudah kita tutup. Namun ada sedikit keterlambatan karena ada rekomendasi dari BKN yang meminta salah satu anggota pansel berasal dari Pemprov Kaltim,” ujarnya.
Baca Juga: Pendaftar Beasiswa Berau Cerdas Tembus 2.481 Orang, Pemkab Masih Tunggu Kelengkapan Berkas
Ia menjelaskan, Pemkab Berau telah mengirim surat kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud untuk meminta penunjukan salah satu pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim sebagai anggota pansel.
Menurutnya, tahapan seleksi berikutnya baru dapat dilaksanakan setelah susunan pansel resmi ditetapkan.
“Kami sudah meminta gubernur Kaltim menunjuk pejabat dari Pemprov untuk menjadi anggota pansel. Kalau pansel sudah lengkap, baru tahapan berikutnya bisa berjalan,” katanya.
Seleksi terbuka JPT Pratama tahun ini dibuka untuk sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Berau.
Di antaranya sekretaris DPRD, kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Perkebunan, kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).
Menurut Said, proses seleksi tetap dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas guna mendapatkan pejabat yang kompeten untuk mengisi jabatan strategis tersebut.
Nantinya, peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari penulisan makalah, presentasi, asesmen, hingga wawancara akhir.
Baca Juga: Bandara Kalimarau Terapkan Pemeriksaan Khusus saat Keberangkatan Calon Jamaah Haji asal Berau
Seluruh proses tersebut akan dilakukan secara bertahap dan diawasi langsung oleh pansel yang telah ditetapkan.
“Anggota pansel nantinya yang akan menentukan hasil penilaian. Semua rekomendasi akan disusun secara berjenjang sebelum diserahkan kepada Bupati Berau,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap proses pembentukan pansel dapat segera rampung agar seluruh tahapan seleksi tidak mengalami keterlambatan terlalu panjang.
Sebab, pengisian jabatan strategis dinilai penting untuk mendukung optimalisasi pelayanan pemerintahan dan pelaksanaan program daerah.
“Harapan kami tentu prosesnya tidak terlalu molor. Setelah pansel terbentuk, tahapan asesmen dan seleksi lainnya langsung berjalan,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, pengumuman hasil akhir seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemkab Berau direncanakan dilakukan pada Juni 2026 mendatang.
Pemerintah daerah juga memastikan seluruh tahapan seleksi akan mengikuti mekanisme dan regulasi kepegawaian yang berlaku agar hasil yang diperoleh benar-benar objektif dan profesional. (rd)
Editor : Romdani.