Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Herbal Kalimantan: Meniran Hijau yang Dibiarkan Tumbuh Liar di IKN, Ternyata Ampuh Pecah Batu Ginjal

Almasrifah • Senin, 19 Agustus 2024 | 19:12 WIB

Herbal Kalimantan meniran hijau yang tumbuh liar di IKN ternyata berkhasiat mengatasi batu ginjal.
Herbal Kalimantan meniran hijau yang tumbuh liar di IKN ternyata berkhasiat mengatasi batu ginjal.
KALTIMPOST.ID, Herbal Kalimantan meniran hijau di kalangan etnis Banjar dan Dayak dikenal sebagai obat herbal penyembuh berbagai penyakit.

Di Kalimantan, menurut Buku Tumbuhan Berkhasiat Obat Etnis Asli Kalimantan, meniran hijau dipercaya sebagai obat hepatitis, sakit kuning, rabun senja, sariawan, hingga pelancar haid.

Sementara dari hasil penelitian, herbal Phyllanthus niruri ini telah terbukti mempunyai berbagai efek farmakologis.

Pada ginjal, meniran hijau membantu meningkatkan sekresi urin. Sifatnya yang basa dipercaya mencegah pembentukan batu ginjal yang memiliki sifat asam.

Sekalipun bila batu ginjal telah terbentuk, meniran hijau akan membantu memecahnya hingga berukuran kecil.

Dikutip dari National Library of Medicine, sebuah penelitian melakukan evaluasi pengaruh Phyllanthus niruri terhadap pasien dengan litiasis urinaria (batu saluran kemih).

Hasil penelitian menuliskan bahwa mengonsumsi Phyllanthus niruri dapat meningkatkan ekskresi urinari magnesium dan kalium.

Tumbuhan meniran hijau juga menyebabkan penurunan signifikan pada oksalat urinari dan asam urat pada pasien dengan hiperoksaluria dan hiperurisuria.

Selain itu, mengonsumsi herba yang tumbuh subur di daerah lembap ini berkontribusi pada eliminasi batu ginjal urinari.

Penelitian tersebut juga menegaskan bahwa mengonsumsi meniran hijau aman dan tidak menyebabkan efek samping signifikan pada parameter metabolik serum.

Manfaat luar biasa meniran hijau tersebut tentunya dikarenakan senyawa fitokimia yang dikandungnya, yakni seperti flavonoid, phyllanthin, dan hypophyllanthin.

Herba kaya khasiat ini kini telah diproduksi dengan berbagai bentuk. Ada berupa kapsul, kaplet, sirup, dan bubuk.

Dosis mengonsumsinya pun disesuaikan dengan kondisi pasien dan bentuk obat yang digunakan.

Di Indonesia, meniran hijau pada suplemen herba memiliki dosis di antara 9–700 mg yang dikonsumsi 1–3 kali sehari sebelum atau sesudah makan.

Jika meniran hijau yang akan dikonsumsi berbentuk kapsul, dapat diminum menggunakan segelas air putih.

Bila dalam bentuk sirup, sebaiknya kocok terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Kemudian, gunakan sendok takar telah disediakan.

Sedangkan untuk bentuk bubuk, larutkan meniran hijau bubuk ke dalam air sesuai dengan takaran yang dianjurkan pada label. Aduk larutan sampai merata sebelum diminum.

Demikian ulasan mengenai herbal Kalimantan meniran hijau yang berkhasiat dan aman untuk mengatasi batu ginjal.

Akan lebih baik jika Anda konsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi meniran hijau. Semoga bermanfaat.

Editor : Almasrifah
#batu ginjal #Phyllanthus niruri #IKN #meniran hijau #herbal kalimantan