Sejak dulu, etnis suku Dayak Paser biasa menggunakan rebusan daun sungkai untuk mengobati penyakit kulit atau gatal-gatal. Caranya bagian kulit yang gatal dimandikan atau dicuci dengan air rebusan.
Kemudian untuk luka bakar, menggunakan daun surga yang dihaluskan, lalu dioleskan pada kulit yang terbakar.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Yenni Okfrianti yang berjudul Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack), secara empiris tanaman sungkai telah digunakan sebagai penurun demam, sakit gigi, dan malaria.
Dalam penelitian sebelumnya juga telah dibuktikan bahwa tanaman sungkai memiliki efek antibakteri, antihiperuisemia yang bisa menurunkan kadar asam urat darah.
Daun dari tanaman sungkai memiliki senyawa bioaktif yang berupa triterpenoid, alkaloid, flavonoid, fenolik, steroid, dan saponin yang diyakini memiliki sifat antiokdsidan.
Berdasarkan penelitian dari Madyawati Latief yang berjudul Antidiabetic Activity of Sungkai (Peronema canescens Jack) Leaves Ethanol Extract on the Male Mice Induced Alloxan Monohydrate, tanaman ini telah digunakan oleh masyarakat suku Dayak untuk mengobati flu, demam, cacingan, dan obat kumur untuk mencegah penyakit gigi.
Tanaman ini juga terbukti memiliki kandungan bersifat antimalaria, antiplasmodium, antibakteri, analgesik, dan immunomodulator. Kandungan flavonoid dalam tanaman Sungkai berfungsi untuk meningkatkan produksi enzim antioksidan.
Kandungan tannin di dalamnya juga berperan sebagai zat antibakteri dan anti radikal bebas. Selain itu, kandungan saponin di dalam tanaman Sungkai juga berperan dalam menurunkan kadar gula darah setelah diuji kepada tikus yang diinjeksikan diabetes.
Dari penelitian Subandrate yang berjudul Produksi Teh Daun Sungkai sebagai minuman imunostimulator, ekstrak etanol dari daun sungkai dapat meningkatkan jumlah leukosit sebanyak 36% yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.
Cara Mengolah Daun Sungkai
Daun sungkai memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh manusia. Nah, ada sejumlah cara mengolah daun sungkai secara tepat sehingga khasiatnya bisa dirasakan oleh tubuh.
Dalam situs Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Palembang, daun sungkai yang sering digunakan sebagai obat tradisional bisa diolah dengan cara direbus. Sejumlah masyarakat merebus daun sungkai kering sebanyak 7-11 lembar daun, lalu ditambahkan tiga gelas air dan satu sendok teh garam.
Kemudian, rebus daun sungkai selama beberapa menit sampai mendidih. Namun jangan langsung diminum, tunggu rebusan air daun sungkai sampai hangat dan kemudian baru boleh diminum.
Cara pengolahan daun sungkai selanjutnya adalah dijadikan serbuk. Memang, daun sungkai saat ini sudah banyak diolah menjadi bentuk serbuk sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi.
Untuk menggunakan serbuk daun sungkai sebagai pengobatan caranya cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:
Tuangkan serbuk daun sungkai sebanyak satu sendok teh ke dalam gelas.
Kemudian tuang air panas dan aduk sampai serbuk larut.
Diamkan beberapa saat dan kemudian minum air daun sungkai selagi hangat.
Kamu juga bisa menumbuk daun sungkai yang masih segar sebagai pengobatan tradisional. Tapi daun sungkai harus dicuci hingga bersih terlebih dahulu, baru setelah itu ditumbuk sampai halus. Daun sungkai yang ditumbuk biasanya digunakan untuk mengobati luka memar di tubuh.
Berikut ini manfaat lain dari daun sungkai
- Obat Sakit Gigi
Air rebusan daun sungkai juga bisa digunakan sebagai obat kumur yang bisa mengatasi sakit gigi.
- Menjaga Imunitas Tubuh
Menurut sebuah penelitian, konsumsi ekstrak daun sungkai mampu meningkatkan imunitas tubuh, bahkan lebih efektif dibanding konsumsi obat imunos. Khasiat daun sungkai ini tidak terlepas dari peranan sejumlah bahan aktif yang terkandung di dalamnya.
Contohnya peronemin, sitosterol, isopropanol, phytol, dipterpenoid, flavonoid. Bahan-bahan aktif tersebut dipercaya bisa meningkatkan jumlah leukosit, sel darah putih yang berperan penting untuk melawan berbagai penyakit.
- Meningkatkan Kesuburan Pada Wanita
Mengonsumsi air rebusan daun sungkai dipercaya dapat meningkatkan kesuburan wanita. Khasiat daun sungkai baik untuk wanita, karena bisa meningkatkan kesuburan rahim dan memperlancar menstruasi.
- Melawan Peradangan
Dalam sebuah penelitian, ekstrak etanol daun sungkai diketahui memiliki efek antiinflamasi, sehingga bermanfaat untuk melawan peradangan dalam tubuh. Ekstrak tumbuhan tersebut bisa menghambat peradangan sebesar 87,78 persen. Meski begitu, khasiat daun sungkai ini belum seefektif obat antiinflamasi pada umumnya.
- Menurunkan Kadar Asam Urat
Hiperurisemia adalah penyakit yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Sungkai merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung senyawa alami, yang bisa digunakan sebagai obat anti-hiperurisemia, terutama daunnya.
Dari penelitian terhadap hewan mencit (tikus putih kecil) jantan, ditemukan bahwa ekstrak daun sungkai bisa menurunkan kadar asam urat sebanyak 38,66 persen.
Editor : Uways Alqadrie