Beragam obat tradisional untuk mengatasi segala penyakit, ada di sini. Dari sakit ringan hingga berat dapat diobati dengan tanaman-tanaman obat yang tumbuh di Bumi Etam ini.
Salah satunya wasir berdarah. Untuk mengobati sakit tersebut, etins Kalimantan memanfaatkan halinjuang, atau umum dikenal dengan tanaman andong.
Di pedesaan Kalimantan, halinjuang ditanam di pekarangan rumah dan termasuk dalam tumbuhan yang digunakan untuk ritual etnis Dayak.
Di tanah Borneo, tumbuhan dengan nama latin Cordyline petiolaris ini dipercaya memiliki manfaat untuk menghentikan pendarahan pada wasir berdarah.
Etnis Kalimantan telah lama mengonsumsi halinjuang sebagai pengobatan dengan meminum air rebusan daun atau rendaman akarnya.
Cordyline petiolaris dikenal sebagai lily kelapa berdaun lebar yang tergolong dalam tanaman semak dengan tinggi hingga sekitar 5 meter.
Daunnya memanjang berbentuk elips dengan panjang 30-80 cm dan lebar 4-12 cm. Spesies ini mudah diperbanyak dari biji atau stek batang.
Warna cantik ungu kecoklatan pada halinjuang membuatnya sangat cocok ditanam di taman dan pekarangan rumah yang memiliki kontur tanah lembap dan sedikit teduh.
Secara tradisional, daun halinjuang merah dimanfaatkan sebagai bahan obat alami yang berkhasiat untuk mengobati radang gusi, diare atau disentri, luka berdarah, wasir berdarah, pendarahan (haemostatik).
Dilansir dari Pharmacy Medical Journal, sebuah penelitian menunjukkan, kandungan antioksidan pada halinjuang tergolong yang terkuat, bahkan nyaris setara dengan vitamin C.
“Ekstrak daun andong merah berpotensi sebagai antioksidan penangkal radikal DPPH dengan nilai IC 50 64.5197 μg/mL yang tergolong antioksidan kuat, sedangkan pada vitamin C sebagai pembanding memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat yaitu nilai IC 50 2.12 μg/mL,” pernyataan pada penelitian.
Baca Juga: Herbal Kalimantan: Tak seperti Namanya, Benalu Justru Jadi Penyelamat Pasien Kanker di IKN
Jurnal tersebut juga menyebut bahwa tanaman halinjuang mengandung beberapa senyawa kimia bermanfaat, seperti saponin, tanin, flavonoid, polifenol, dan steroida.
Cara mengonsumsi tanaman halijuang dan manfaatnya untuk mengobati berbagai penyakit dilansir dari apotekhidup.com sebagai berikut:
- Buat infusan dari daun segar lima helai, diseduh atau dipipis, diminum segelas sehari, untuk haid terlalu banyak.
- Rebus daun kering 15-30 g atau bunga 9-15 g dengan dua gelas air sampai tersisa segelas, lalu didinginkan. Air rebusan diminum sekaligus untuk penyakit TBC.
- Tumbuk sampai halus daun segar 10-15 g ditambah sedikit garam. Tempelkan pada bagian yang luka dan diperban.
Demikian ulasan mengenai herbal Kalimantan halinjuang yang tumbuh di IKN dengan khasiat mengobati berbagai penyakit dari wasir berdarah, haid berlebih, luka luar, hingga TBC. Semoga bermanfaat. (*)
Editor : Almasrifah