Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sinar UV Pengering Kuteks Memicu Kanker, Benarkah? Begini Cara Aman Menggunakan Nail Dryer

Almasrifah • Kamis, 5 Desember 2024 | 20:18 WIB

Nail dryer atau pengering kuteks sinar UV.
Nail dryer atau pengering kuteks sinar UV.
KALTIMPOST.ID, Bagi wanita, kuteks menjadi salah satu aksesori penunjang penampilan agar jari-jemari terlihat cantik dan lentik.

Saat ini, untuk mempercantik kuku banyak jasa manicure yang menggunakan gel kemudian dikeringkan dengan nail dryer atau pengering kuteks sinar UV.

Meski hasilnya memang terlihat cantik dan awet, namun sinar UV pengering kuteks apakah aman? Bagaimana jika digunakan berkali-kali?

Sebuah riset yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology mengatakan, paparan sinar UV pada mesin gel manicure tergolong rendah.

Meski begitu, jika digunakan dalam waktu 10 menit, dosis paparan UV yang diterima setara dengan jumlah paparan yang diperbolehkan untuk aktivitas luar ruangan dalam sehari.

Jurnal Nature Communications juga menuliskan, radiasi cahaya ultraviolet (UV) yang biasa dipakai untuk mengeringkan cat kuku saat manicure bisa merusak sel DNA pada manusia yang menyebabkan kanker kulit.

Mengutip dari Science Alert, penelitian tersebut melakukan eksperimen pada tikus dan sel manusia. Keduanya 'dijemur' di bawah pengering cat kuku selama 20 menit. Hasilnya, 20 hingga 30 persen sel terbukti mati.

Paparan sinar UV selama 20 menit saja sudah cukup untuk menyebabkan 20 hingga 30 persen kematian sel.

Bahkan, apabila paparan dilakukan berturut-turut selama tiga hari, angka kematian sel meningkat drastis, mencapai 65 hingga 70 persen.

Untuk diketahui, satu kali proses manikur pada umumnya melibatkan pengeringan kuku selama sekitar 10 menit, yang setara dengan separuh waktu paparan dalam eksperimen ini.

Selain itu, sel-sel yang tidak mati menunjukkan kerusakan serius pada mitokondria dan DNA mereka. Kerusakan ini berpotensi menyebabkan mutasi pada sel yang pola kerusakannya mirip dengan yang ditemukan pada kanker kulit.

Namun, harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan adanya hubungan langsung antara paparan sinar UV dari pengering cat kuku dengan risiko kanker kulit.

Meski demikian, temuan ini memberikan peringatan penting tentang potensi risiko kesehatan, khususnya bagi individu yang sering melakukan manikur dan berada dalam kelompok rentan.

Tips Aman Menggunakan Pengering Kuteks

Cara menggunakan nail dryer tidak boleh sembarangan. Terdapat beberapa tips aman yang dapat Anda lakukan sebelum menggunakan pengering kuteks dari sinar UV.

Anda dapat mengoleskan sunscreen atau tabir surya spektrum luas yang mengandung zinc dan titanium di sekitar kuku. Setelahnya, gunakan serum kaya antioksidan, seperti vitamin C.

Anda juga bisa menggunakan sarung tangan dengan bagian kuku terbuka saat melakukan proses penyinaran melalui mesin gel manicure.

Meski begitu, untuk mempercantik kuku, para wanita lebih disarankan untuk menggunakan kuku tempelan yang dengan mudah dapat dilepas pasang. (*)

Editor : Almasrifah
#nail dryer #cara menggunakan nail dryer #manicure #sinar UV pengering kuteks #tips aman menggunakan pengering kuteks #kanker #pengering kuteks sinar uv