Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada, Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Tulang dan Gigi Rapuh sejak Muda

Alisha Indah Latifa • Rabu, 17 September 2025 | 10:29 WIB
Photo
Photo

KALTIMPOST.ID, Vitamin D dikenal sebagai salah satu vitamin penting yang berperan besar dalam kesehatan tulang dan gigi. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka sebenarnya kekurangan vitamin ini.

Padahal, defisiensi vitamin D dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari mudah lelah hingga pengeroposan tulang lebih cepat.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan vitamin D orang dewasa adalah sekitar 15–20 mikrogram per hari.

Vitamin ini bisa diperoleh dari paparan sinar matahari pagi, makanan seperti ikan berlemak, telur, susu, hingga suplemen.

Sayangnya, pola hidup modern membuat banyak orang jarang terpapar sinar matahari, sehingga risiko kekurangan vitamin D meningkat.

Tanda-Tanda Kekurangan Vitamin D

  1. Mudah Lelah dan Lemah Otot
    Salah satu tanda awal defisiensi vitamin D adalah cepat lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat. Vitamin D berperan dalam metabolisme energi dan kesehatan otot. Kekurangannya membuat otot terasa lemah dan tubuh tidak bertenaga.

  2. Nyeri Tulang dan Sendi
    Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Tanpa cukup vitamin ini, tulang menjadi rapuh dan rentan nyeri. Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D sering dikaitkan dengan nyeri kronis pada tulang belakang dan sendi.

  3. Masalah pada Gigi
    Kurang vitamin D juga bisa berdampak pada kesehatan gigi. Menurut studi dari American Journal of Clinical Nutrition, orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan mengalami gigi berlubang dan penyakit gusi. Hal ini terjadi karena vitamin D berperan dalam mineralisasi gigi dan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

  4. Sering Sakit atau Mudah Terserang Infeksi
    Vitamin D berfungsi mendukung sistem kekebalan tubuh. Kekurangannya membuat tubuh lebih rentan terhadap flu, pilek, hingga infeksi pernapasan. Riset dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah lebih sering jatuh sakit dibanding mereka yang cukup.

  5. Perubahan Mood dan Depresi
    Defisiensi vitamin D juga memengaruhi kesehatan mental. Studi dari National Institutes of Health (NIH) menemukan hubungan antara rendahnya kadar vitamin D dengan meningkatnya risiko depresi, terutama pada orang dewasa muda.

Baca Juga: Hati-Hati, Penyakit Kanker Bisa Berawal dari Rutinitas Sepele

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin D

Untuk mencegah dan mengatasi defisiensi vitamin D, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Berjemur selama 10–15 menit di pagi hari (sebelum jam 9) tanpa tabir surya.

  • Perbanyak konsumsi makanan kaya vitamin D, seperti ikan salmon, sarden, kuning telur, hati sapi, dan susu fortifikasi.

  • Konsumsi suplemen vitamin D jika memang dibutuhkan, sesuai anjuran dokter.

  • Periksa kadar vitamin D secara rutin, terutama jika sering mengalami gejala di atas.

Kekurangan vitamin D bukan masalah sepele. Selain membuat tubuh mudah lelah, dampaknya bisa meluas hingga kesehatan tulang, gigi, dan mental.

Dengan mengenali tanda-tandanya lebih awal, kita bisa segera mengambil langkah pencegahan. Jadi, jangan tunggu sampai muncul masalah serius—mulailah peduli pada asupan vitamin D sejak sekarang. (*)

Editor : Almasrifah
#vitamin d #nyeri tulang #mudah lelah #kekurangan vitamin d #Mengatasi Kekurangan Vitamin D