KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Vitamin D3 adalah nutrisi vital yang memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama untuk fungsi optimal tulang, otot, dan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D3 sering kali sulit dideteksi karena gejalanya yang cenderung tidak spesifik, namun kondisi ini dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan.
Data literatur menunjukkan bahwa defisiensi Vitamin D merupakan masalah yang tersebar luas di hampir semua kelompok usia. Tingkat kekurangan ini sangat tinggi, terutama pada:
-
Lansia/Lanjut Usia (78,2%)
-
Wanita (63%)
-
Ibu Hamil (61,25%)
-
Pekerja Kantoran (89%)
-
Anak-anak (44%)
Dampak dan Tanda Kekurangan Vitamin D3
Dokter Spesialis Obgyn Morula dan Bunda Hospital, dr. Merry Amelya Puspita Sidabutar, Sp.OG, menjelaskan bahwa kurangnya asupan Vitamin D berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan.
"Defisiensi Vitamin D3 adalah kondisi di mana tubuh tidak memperoleh Vitamin D3 yang memadai, baik melalui sumber makanan maupun paparan sinar matahari.
Indikasi bahwa tubuh kekurangan Vitamin D3 meliputi kelelahan kronis, nyeri pada tulang dan otot, serta melemahnya daya tahan tubuh yang menyebabkan mudah terserang penyakit," ujar dr. Merry dalam acara D Forum The Miracle of Vitamin D oleh PT Kalbe Farma di Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).
Lebih lanjut, ia menambahkan, tanda lain yang mungkin muncul adalah proses penyembuhan luka yang lambat, kerontokan rambut, dan gangguan tidur.
Kekurangan Vitamin D3 juga dikaitkan dengan peningkatan kerentanan terhadap depresi, kecemasan, atau hilangnya motivasi, bahkan dapat memicu seasonal affective disorder (SAD).
Faktor Penyebab dan Sumber Vitamin D3
Baca Juga: Puskesmas Prapatan Balikpapan Luncurkan Posyandu Hijau, Warga Diajak Hidup Lebih Sehat
Banyak faktor yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan Vitamin D3, antara lain kurangnya paparan sinar matahari yang cukup, kondisi obesitas, dan yang tidak kalah penting, tidak tercukupinya kebutuhan harian dari makanan yang dikonsumsi.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, disarankan untuk mengonsumsi suplemen Vitamin D3 serta makanan yang diperkaya nutrisi ini, seperti keju, kuning telur, hati sapi, minyak ikan, atau produk susu yang telah difortifikasi.
Aturan dan Dosis Konsumsi Vitamin D3
Dosis dan cara penggunaan suplemen Vitamin D3 dapat bervariasi, disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan individu.
Dewasa sehat, 600–1000 IU per hari, beberapa ahli menyarankan 1000–2000 IU/hari bagi mereka yang jarang terpapar matahari.
Kondisi defisiensi parah dapat diberikan hingga 5000 IU per hari Harus di bawah pengawasan dokter.
Ibu hamil/menyusui 1000–5000 IU per hari, dosis disesuaikan berdasarkan hasil pemeriksaan kadar darah.
Anak-anak 400–600 IU per hari.(*)
Editor : Hernawati