Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada! 12 Kondisi Kesehatan yang Mengharuskan Seseorang Membatasi Kopi

Ari Arief • Minggu, 21 Desember 2025 | 07:00 WIB

Ilustrasi penyajian kopi
Ilustrasi penyajian kopi

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kopi bukan lagi sekadar minuman, melainkan bagian dari identitas masyarakat modern. Di balik manfaatnya untuk memicu energi dan menjaga metabolisme, kandungan kafein di dalamnya tidak selalu bersahabat bagi semua orang. Konsumsi yang tidak tepat justru berisiko memperburuk gangguan kesehatan tertentu.

Merangkum data dari Eat This Not That, berikut adalah 12 kelompok individu yang disarankan untuk membatasi atau bahkan menghentikan konsumsi kopi:

1. Penderita GERD dan Asam Lambung

Kopi dapat memicu relaksasi pada katup antara kerongkongan dan lambung (sfingter esofagus). Jika katup ini mengendur, asam lambung akan lebih mudah naik ke atas, menyebabkan sensasi panas di dada (heartburn) yang menjadi gejala khas GERD.

Baca Juga: Tak Disangka, Kopi Favorit Ini Ternyata Paling Berbahaya Bagi Tubuh!

2. Pasien Glaukoma

Konsumsi kopi diketahui dapat meningkatkan tekanan di dalam bola mata (tekanan intraokular). Bagi pengidap glaukoma, lonjakan tekanan ini berisiko memperparah kerusakan saraf mata, sehingga pembatasan asupan kafein sangat dianjurkan.

3. Pemilik Riwayat Penyakit Jantung

Kafein bersifat stimulan yang dapat meningkatkan denyut nadi dan tekanan darah dalam jangka pendek. Karena efek ini, mereka yang memiliki masalah jantung wajib berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan batas aman konsumsi harian.

4. Pengidap Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Baca Juga: Kopi Liberika Kaltim, Penantang Baru Arabika dan Robusta di Pasar Dunia

Bagi penderita gangguan usus besar ini, kopi dapat mempercepat kontraksi usus. Dampaknya, gejala seperti diare dan frekuensi buang air besar yang tinggi akan lebih sering terjadi setelah minum kopi.

5. Ibu Hamil

Meski ada toleransi hingga 200 mg kafein per hari, beberapa riset terbaru menyarankan konsumsi seminimal mungkin. Kafein yang berlebih dikhawatirkan mengganggu perkembangan janin atau meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

6. Ibu Menyusui

Sifat kafein yang diuretik berisiko memicu dehidrasi pada ibu. Selain itu, stimulan ini juga dapat terserap ke dalam ASI dan berpotensi memengaruhi kenyamanan bayi.

7. Penderita Gangguan Tidur (Insomnia)

Baca Juga: Gerakan Tanam Kopi Liberika di Sepaku, Otorita IKN Dorong Jadi Ikon Kuliner Nusantara

Kopi di sore atau malam hari dapat merusak siklus tidur alami. Para ahli menyarankan untuk berhenti mengonsumsi kafein setidaknya enam jam sebelum waktu tidur agar kualitas istirahat tetap terjaga.

8. Orang dengan Gangguan Kecemasan (Anxiety)

Efek stimulan kopi dapat memicu detak jantung yang cepat dan perasaan gelisah. Bagi mereka yang rentan mengalami serangan panik, kafein dalam dosis tinggi dapat menjadi pemicu munculnya rasa cemas yang hebat.

9. Saat Mengalami Diare

Minum kopi saat perut sedang tidak stabil hanya akan memperparah kondisi. Kopi merangsang usus untuk bergerak lebih aktif, yang justru meningkatkan intensitas pembuangan sisa makanan cair.

Baca Juga: Dari Nenang Hingga Sukaraja, Ini Kedai-Kedai Kopi Kekinian yang Tumbuh Pesat di PPU, Jadi Tempat Nongkrong Nyaman hingga Larut Malam

10. Pasien Epilepsi

Riset medis menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi kafein dosis tinggi dengan peningkatan frekuensi kejang pada pengidap epilepsi. Konsultasi dengan ahli saraf sangat disarankan sebelum mengonsumsi kopi secara rutin.

11. Anak-anak di Bawah Usia 12 Tahun

Tubuh anak-anak lebih sensitif terhadap kafein. Dosis kecil sekalipun dapat menyebabkan mereka sulit fokus, gelisah, hingga memicu kerusakan pada lapisan pelindung gigi (email) karena sifat asam kopi.

12. Masalah Kandung Kemih Aktif (Overactive Bladder)

Kopi memiliki sifat diuretik yang merangsang ginjal membuang lebih banyak cairan. Bagi orang dengan kandung kemih sensitif, kopi akan meningkatkan rasa ingin buang air kecil secara mendadak dan terus-menerus.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#gerd #kopi #ibu hamil #jantung #insomnia