Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menjaga Efisiensi Pencernaan Setelah Makan, Aktivitas Ini Sebaiknya Ditunda

Ari Arief • Senin, 26 Januari 2026 | 15:34 WIB

Ilustrasi satu keluarga sedang makan.
Ilustrasi satu keluarga sedang makan.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Agar sistem pencernaan dapat bekerja secara maksimal dalam menyerap nutrisi, tubuh memerlukan kondisi yang stabil setelah makan. Di fase ini, organ-organ dalam sedang bekerja ekstra keras untuk mengolah asupan yang masuk.

Merujuk pada edukasi dari @siloamhospitals, terdapat beberapa aktivitas yang sebaiknya ditunda demi kenyamanan dan kelancaran metabolisme:

Konsumsi Kopi dan Teh

Banyak yang mengira minum kopi atau teh setelah makan itu berbahaya, padahal bagi pengidap GERD, kebiasaan ini terkadang justru disarankan. Namun, perlu dicatat bahwa kandungan polifenol di dalamnya dapat menghalangi penyerapan zat besi. Jika menjadi kebiasaan rutin, hal ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan zat besi dalam jangka panjang.

Baca Juga: Edukasi dari Kisah Lucky Widja, Mengenal Gejala dan Bahaya TB Ginjal yang Jarang Diketahui

Mengonsumsi Buah sebagai Pencuci Mulut

Makan buah memang menyehatkan karena penyerapan karbohidratnya yang lambat mencegah lonjakan insulin yang drastis. Akan tetapi, karena buah baru akan diproses setelah makanan berat selesai dicerna, terkadang terjadi proses fermentasi di dalam lambung yang memicu rasa begah atau kembung.

Mandi Air Hangat

Sangat tidak disarankan untuk langsung mandi setelah makan. Saat tubuh terkena air (terutama yang hangat), sirkulasi darah akan teralihkan menuju kulit. Dampaknya, pasokan darah ke saluran pencernaan berkurang, sehingga proses pengolahan makanan menjadi terhambat dan tidak efisien.

Langsung Berbaring atau Rebahan

Meski mitos bahwa rebahan bikin gemuk tidak sepenuhnya akurat, kebiasaan ini tetap berisiko bagi kesehatan lambung. Saat perut sedang memproduksi asam untuk mencerna makanan, posisi berbaring memudahkan asam tersebut naik kembali ke kerongkongan. Hal inilah yang sering memicu gejala mual, rasa terbakar di dada (heartburn), hingga kambuhnya gejala GERD.(*)

Editor : Hernawati
#teh #kopi #pencernaan #Asupan #makan