Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sering Buang Air Kecil Tidak Tuntas? Bisa Jadi Tanda Gangguan Saluran Kemih, Rebusan Akar Alang-Alang Bisa Jadi Solusi

Almasrifah • Rabu, 24 Juni 2026 | 17:17 WIB
Foto ilustrasi, keluhan sering buang air kecil namun tidak tuntas. (klikdokter)
Foto ilustrasi, keluhan sering buang air kecil namun tidak tuntas. (klikdokter)

KALTIMPOST.ID, Alang-alang atau ilalang (Imperata cylindrica) selama ini lebih dikenal sebagai gulma di lahan pertanian karena tumbuh liar dan memiliki daun tajam.

Namun di balik citra tersebut, bagian akarnya justru lama dimanfaatkan sebagai herbal tradisional yang dipercaya membantu menjaga kesehatan tubuh.

Akar alang-alang berasal dari rimpang tanaman Imperata cylindrica. Sejumlah kajian farmakologi menunjukkan, akar alang-alang mengandung senyawa aktif yang berperan dalam efek diuretik, antioksidan, dan antiradang.

Beberapa kandungan penting yang kerap dikaitkan dengan manfaatnya antara lain flavonoid, senyawa fenolik, glikosida, saponin, serta sejumlah triterpenoid seperti arundoin, cylindrin, dan fernenol.

Sejumlah kajian juga menyebutkan akar alang-alang secara tradisional digunakan untuk membantu keluhan sulit buang air kecil dan edema, meski manfaat klinisnya pada manusia masih memerlukan penelitian lanjutan.

Baca Juga: Awas! BPOM Temukan Kopi Stamina Pria Mengandung Obat Keras, Bisa Rusak Ginjal

Manfaat akar alang-alang yang kerap digunakan secara tradisional

Berdasarkan pemanfaatan tradisional dan temuan awal sejumlah penelitian, akar alang-alang kerap digunakan untuk membantu:

  1. melancarkan buang air kecil,
  2. menjaga kesehatan ginjal secara alami,
  3. membantu membersihkan saluran kemih,
  4. mendukung pengeluaran endapan pada saluran kemih,
  5. membantu meredakan panas dalam atau demam, serta
  6. berfungsi sebagai diuretik alami.

Efek diuretik inilah yang membuat akar alang-alang sering dipakai sebagai ramuan herbal untuk orang yang mengalami keluhan berkemih.

Dalam praktik tradisional, akar alang-alang juga kerap dimanfaatkan untuk membantu mengatasi “kencing terus-menerus” atau gangguan saluran kemih.

Meskipun, kondisi tersebut tetap perlu dipastikan penyebab medisnya karena bisa berkaitan dengan infeksi, diabetes, gangguan prostat, atau masalah ginjal.

Walau dikenal sebagai herbal alami, penggunaan akar alang-alang tidak boleh sembarangan.

Orang dengan tekanan darah rendah atau hipotensi perlu berhati-hati karena akar alang-alang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Efek diuretiknya juga berpotensi memengaruhi keseimbangan cairan tubuh bila dikonsumsi berlebihan.

Karena itu, berikut langkah dan ukuran yang dapat diikuti dalam mengolah akar alang-alang sebagai racikan obat herbal sebagai mana dilansir dari @Resep JSR dr. Zaidul Akbar.

Baca Juga: Awas Bahaya Gigitan Kucing Liar, Warga Jembrana Tewas Terinfeksi Rabies Usai Digigit di Rumah

Resep Rebusan Akar Alang-Alang untuk Saluran Kemih dan Detoks Ginjal

Bahan:

Cara membuat:

  1. Cuci bersih akar alang-alang dan batang serai.
  2. Rebus keduanya dengan 300 ml air hingga mendidih.
  3. Angkat, lalu tuang ke dalam gelas.
  4. Tunggu hingga hangat, kemudian tambahkan madu secukupnya.
  5. Minum dalam keadaan hangat.

Ramuan ini kerap digunakan sebagai minuman herbal untuk membantu melancarkan buang air kecil dan memberi sensasi hangat pada tubuh.

Meski begitu, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Penggunaan akar alang-alang dapat menjadi pelengkap perawatan kesehatan, bukan pengganti diagnosis dan terapi medis.

Terlebih untuk keluhan yang menetap atau berulang, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan agar penanganannya tepat. (*)

Editor : Almasrifah
#Gangguan Saluran Kemih #Buang Air Kecil Tidak Tuntas #Detoks Ginjal #Rebusan Akar Alang-Alang #alang-alang