KALTIMPOST.ID, Banyak orang merasa sudah melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badan.
Mulai dari mengurangi porsi makan, memilih makanan lebih sehat, hingga rutin berolahraga. Namun, hasilnya sering tidak sesuai harapan karena berat badan tetap sulit turun.
Kondisi tersebut bukan berarti usaha yang dilakukan sia-sia. Sebab, penurunan berat badan dipengaruhi banyak faktor, tidak hanya sekadar olahraga dan jumlah makanan yang dikonsumsi.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berat badan seseorang dipengaruhi oleh keseimbangan energi, aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur, stres, faktor lingkungan, hingga kondisi kesehatan tertentu.
Baca Juga: Mengapa Mata Gatal Tidak Boleh Dikucek? Risiko Iritasi hingga Infeksi, Ini Cara Aman Mengatasinya
Lantas, mengapa sudah diet tapi badan tetap gendut? Berikut beberapa penyebab yang sering terjadi.
1. Kalori Tersembunyi Masih Berlebih
Salah satu kesalahan yang sering tidak disadari adalah menganggap semua makanan sehat pasti rendah kalori.
Padahal, makanan seperti kacang-kacangan, alpukat, minyak, saus, minuman tertentu, hingga camilan sehat tetap memiliki kandungan energi tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Menurut Mayo Clinic, pengaturan berat badan tetap berkaitan dengan keseimbangan antara jumlah kalori yang masuk dan energi yang digunakan tubuh.
Artinya, kualitas makanan penting, tetapi jumlah asupan juga tetap perlu diperhatikan.
2. Tubuh Mengalami Adaptasi atau Weight Loss Plateau
Orang yang sudah lama menjalani diet terkadang mengalami fase ketika berat badan berhenti turun meskipun pola makan dan olahraga tidak berubah.
Kondisi ini dikenal sebagai weight loss plateau. Mayo Clinic menjelaskan bahwa fase tersebut umum terjadi karena tubuh dapat menyesuaikan diri setelah mengalami penurunan berat badan.
Saat berat badan berkurang, kebutuhan energi tubuh juga ikut berubah sehingga strategi lama belum tentu memberikan hasil yang sama.
3. Olahraga Belum Diimbangi Pola Hidup Seimbang
Baca Juga: Sering Mengucek Mata Bikin Mata Silinder Makin Parah? Banyak yang Tak Tahu, Ini Penjelasan Para Ahli
Rutin olahraga memang membantu membakar energi, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu berat badan turun.
CDC menyebut pengelolaan berat badan yang sehat membutuhkan kombinasi pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur cukup, dan pengelolaan stres.
Selain itu, olahraga tertentu seperti latihan kekuatan juga berperan dalam membantu mempertahankan massa otot yang berkaitan dengan metabolisme tubuh.
4. Kurang Tidur dan Stres Menghambat Proses Diet
Banyak orang hanya fokus pada makanan dan olahraga, tetapi melupakan pengaruh tidur serta stres.
Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Sementara stres berkepanjangan dapat memicu perubahan pola makan dan kebiasaan yang berpengaruh terhadap berat badan.
CDC memasukkan tidur, stres, serta faktor gaya hidup sebagai bagian dari faktor yang dapat memengaruhi risiko kelebihan berat badan.
5. Ada Faktor Genetik atau Kondisi Kesehatan
Jika seseorang sudah menjaga pola makan dan aktif bergerak tetapi berat badan tetap sulit turun, faktor lain seperti genetik, hormon, atau kondisi medis tertentu bisa menjadi penyebab.
Menurut Mayo Clinic, obesitas merupakan kondisi kompleks yang dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis, genetik, lingkungan, aktivitas fisik, dan pola makan.
Baca Juga: Berapa Cangkir Minum Kopi Sehari yang Aman untuk Jantung?
Beberapa gangguan kesehatan, seperti masalah hormon tiroid, juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh sehingga proses penurunan berat badan menjadi lebih sulit.
Cara Mengatasi Berat Badan Sulit Turun
Jika berat badan tidak berubah meski sudah diet dan olahraga, beberapa hal yang bisa dievaluasi antara lain:
- Periksa kembali jumlah kalori harian.
- Perhatikan ukuran porsi makanan.
- Pastikan konsumsi protein dan serat cukup.
- Kombinasikan olahraga kardio dengan latihan kekuatan.
- Perbaiki kualitas tidur.
- Kelola stres dengan baik.
- Konsultasikan kondisi kesehatan jika diperlukan.
Pada akhirnya, penyebab badan tetap gendut meski sudah diet dan olahraga tidak selalu karena kurang usaha.
Kunci utamanya adalah memahami kondisi tubuh sendiri dan menerapkan strategi yang konsisten, realistis, serta sesuai kebutuhan. (*)
Editor : AlmasrifahSumber : Beragam Sumber