Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Nggak Semua Salad Itu Sehat: Yuk Kenali Pola Makan yang Benar

Alisha Indah Latifa • Senin, 8 September 2025 | 09:16 WIB
Salad sayur segar.
Salad sayur segar.

KALTIMPOST.ID, Salad identik dengan makanan sehat. Campuran sayuran segar, buah-buahan, hingga tambahan protein memang terdengar menyehatkan.

Tapi kenyataannya, tidak semua salad bisa dikategorikan sehat. Kalau salah memilih bahan, salad justru bisa jadi sumber kalori berlebih yang membuat pola makan berantakan.

Salad Bisa Jadi Jebakan Kalori

Banyak orang memilih salad di restoran atau kafe dengan harapan lebih sehat. Namun, tambahan dressing creamy, keju leleh, hingga crouton sering membuat kalorinya melesat.

Menurut Harvard School of Public Health, saus creamy seperti Caesar atau Thousand Island bisa mengandung lemak jenuh dan garam tinggi yang tidak baik jika dikonsumsi berlebihan.

Bahkan, dua sendok makan saus Caesar saja sudah bisa menyumbang hampir 170 kalori. Jadi, meski tampilannya segar, salad jenis ini bisa sama “beratnya” dengan sepiring nasi goreng.

Komposisi Salad Sehat

Agar salad benar-benar memberi manfaat, pilih bahan dengan cermat. Sayuran segar seperti selada, bayam, kubis, brokoli, atau timun merupakan sumber serat dan vitamin penting.

Jangan lupa tambahkan protein sehat seperti ayam panggang tanpa kulit, telur rebus, tahu, tempe, atau kacang-kacangan.

Jika ingin menambahkan karbohidrat, pilih yang kompleks seperti ubi, jagung rebus, atau sedikit nasi merah agar energi tetap stabil.

Yang tidak kalah penting adalah dressing. Ahli gizi dari Mayo Clinic menyarankan memilih dressing berbasis minyak sehat, misalnya minyak zaitun dengan campuran jeruk nipis atau cuka apel.

Alternatif lain adalah yogurt rendah lemak yang bisa dijadikan dasar saus segar. Hindari dressing berbahan mayonnaise berlebihan karena cepat meningkatkan kadar kalori dan lemak jenuh.

Tips Praktis

Supaya salad tidak hanya sehat tapi juga lezat, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu terapkan. Pertama, batasi jumlah dressing maksimal satu sampai dua sendok makan.

Kedua, kombinasikan sayuran dengan berbagai warna untuk memperkaya nutrisi sekaligus membuat tampilan lebih menarik.

Ketiga, ganti topping crouton atau roti kering dengan kacang panggang atau biji-bijian, misalnya chia seed atau biji labu, yang lebih bergizi.

Terakhir, biasakan membuat dressing sendiri di rumah. Campuran minyak zaitun, jeruk nipis, dan sedikit madu sudah cukup memberikan rasa segar sekaligus lebih aman dari bahan tambahan.

Salad memang bisa menjadi pilihan gaya hidup sehat, tetapi hanya jika disiapkan dengan benar. Salad yang terlalu banyak dressing manis atau creamy tidak akan memberikan manfaat optimal.

Jadi, jangan asal pilih menu salad di kafe atau restoran. Lebih baik coba meracik sendiri dengan bahan segar, protein sehat, karbohidrat secukupnya, serta saus ringan.

Dengan pola makan yang lebih bijak, tubuh akan lebih bugar, sehat, dan berat badan lebih terkontrol. (*)

Editor : Almasrifah
#dressing #minyak zaitun #salad #salad sehat #sayuran