Sekolah tersebut yakni SMPN 2 Muara Bunyut, Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak, dan SMPN 3 Besiq Kampung Besiq, Kecamatan Damai.
Community Development Head PT Bharinto Ekatama, Kristinawati, kepada Kaltimpost.ID menuturkan, PT BEK menilai sosialisasi narkoba ini penting terutama bagi generasi muda adalah calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan.
"Dengan kondisi dan situasi yang saat ini anak muda banyak sekali yang tidak sadar akan keberadaannya sangat di butuhkan untuk masa depan daerahnya masing masing. Anak muda saat ini banyak di tawarkan dengan hal-hal yang positif dan juga negative. Namun kebanyakan dari tawarannya adalah yang negative," ungkapnya, Senin (9/9/2024).
Lebih dia, saat ini narkoba mulai menghantui anak-anak muda secara masif dan silent. Dari latar belakang hal tersebut, PT BEK memberikan sedikit kontribusi kepada anak-anak muda terkait dengan sosialisasi bahaya narkoba bagi anak muda.
"Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa sekolah yang berada di Ring 1 BEK. Di SMPN 2 Muara Bunyut dan SMPN 1 Besiq di hari yang berbeda," ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, BEK melibatkan Polres Kutai Barat sebagai narasumber dan dokter dari perusahaan.
Dari Polres Kutai Barat menyampaikan terkait bahaya dan konsekuensi hukum terhadap pengguna narkoba.
Sementara, narasumber dari dokter perusahaan menyampaikan terkait dengan bahaya penggunaan narkoba dan dampaknya bagi masa depan dan cita-cita generasi muda.
"BEK berharap dari kegiatan ini dapat memberikan pengertian yang baik bagi generasi muda, agar lebih berhati-hati dalam bergaul, dan lebih perduli terhadap kesehatan pribadi, agar mereka lebih fokus pada mencapai cita-citanya.
BEK sangat berkomitmen dalam mendukung pendidikan di area binaan BEK di area Kecamatan Damai dan Kecamatan Melak," pungkasnya. (*/ard)
Editor : Almasrifah