SENDAWAR - Realisasi pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kutai Barat mengalami peningkatan dan menunjukkan tren positif. Dengan capaian lebih dari 82 persen.
Hal tersebut diungkap oleh Kepala UPTD PPRD Samsat Kutai Barat, Mulia Pardosi, mengungkap realisasi pajak mengalami kenaikan dan hingga Oktober 2025, realisasi PKB telah mencapai 82,56 persen.
"Sedangkan BBN berada di angka 88,6 persen. UPTD PPRD Samsat Kubar, optimistis target tahun 2025 akan tercapai sepenuhnya," tegasnya, Jumat (21/11).
Menurutnya berbagai upaya dilakukan Samsat Kubar mendorong peningkatan pendapatan pajak.
Di antaranya, Samsat Kutai Barat melakukan sejumlah langkah strategis dengan menggelar razia gabungan bersama Satlantas Polres Kutai Barat dan Jasa Raharja untuk mendata kendaraan yang pajaknya menunggak.
Selain itu dengan mengirimkan surat peringatan kepada pemilik kendaraan yang belum membayar pajak. "Mengoperasikan mobil Pelita, layanan pembayaran pajak keliling yang mendekatkan pelayanan ke masyarakat," jelasnya.
Selain itu, Samsat Kubar gencar lakukan sosialisasi ke kecamatan dan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya membayar pajak. Target pendapatan PKB tahun ini sebesar Rp36 miliar dari jumlah kendaraan terdaftar di Samsat Kutai Barat mencapai 150 ribu unit roda dua dan roda empat.
Samsat Kutai Barat juga mencakup Kabupaten Mahakam Ulu yang memiliki sekitar 5 ribu kendaraan terdaftar. (ard/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan