KALTIMPOST.ID, SENDAWAR-Bupati Kubar Frederick Edwin meresmikan dua jembatan penghubung antar kampung, di Kampung Muara Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (2/1). Pembangunan itu dalam rangka memperkuat aksesibilitas antar-wilayah melalui pembangunan infrastruktur dasar.
Edwin mengatakan, pembangunan dua jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Infrastruktur jembatan dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga, karena menghubungkan Kampung Muara Asa dengan Kampung Pepas Asa dan Kampung Linggang Amer.
"Tentunya dengan akses infrastruktur yang lebih baik, Pemkab Kubar berharap aktivitas masyarakat antar-kampung dapat berjalan lebih lancar dan aman,” ujarnya, Sabtu (3/1).
Pembangunan infrastruktur jembatan sejalan dengan misi utama Pemkab Kubar, khususnya butir keempat yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, infrastruktur yang baik menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
Penguatan infrastruktur tidak hanya berdampak pada kemudahan akses transportasi, tapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian serta aktivitas usaha warga antar kampung.
Ke depan, Pemkab Kutai Barat berkomitmen terus mengedepankan pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah. Dengan diresmikannya dua jembatan tersebut, pemerintah daerah berharap manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat konektivitas antar kampung di Kecamatan Barong Tongkok.
Untuk diketahui, pembangunan dua jembatan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Barat dan dikerjakan selama kurang lebih lima bulan. Jembatan Sungai Asa dibangun dengan panjang 29 meter dengan lebar 7,5 meter, sementara Jembatan Sungai Ngahan memiliki panjang 21 meter dengan lebar yang sama, yakni 7,5 meter. (*)
Editor : Dwi Restu A