SENDAWAR - Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, anak buah kapal (ABK) Kapal Berkat Hikmah yang dilaporkan jatuh dan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kampung Penyinggahan Ilir, akhirnya ditemukan. Korban bernama Muhammad Ismail ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (18/1) dini hari.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 01.07 WITA dalam kondisi mengapung, berjarak sekitar 500 meter dari titik awal kejadian (TKP) korban terjatuh ke sungai pada Jumat (16/1).
Tim Rescue BPBD Kubar, Yuliandri Wawan, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat bersama pihak keluarga yang turut melakukan pemantauan di sepanjang aliran Sungai Mahakam.
“Korban ditemukan mengapung oleh warga dan keluarga. Setelah itu kami bersama warga langsung melakukan proses evakuasi,” ujar Yuliandri.
Menurutnya, proses evakuasi berjalan lancar dengan bantuan masyarakat sekitar. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
“Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Rebaq Rinding, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Sebelumnya, korban Muhammad Ismail dilaporkan terjatuh dan tenggelam saat membersihkan atap kapal di perairan Sungai Mahakam, Kampung Penyinggahan Ilir. Upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan dari Polsek Penyinggahan, Satpolairud, Brimob, BPBD, serta dibantu warga dan nelayan setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan penyelamatan resmi dihentikan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja kapal dan aktivitas sungai, agar lebih memperhatikan keselamatan kerja saat beraktivitas di perairan Sungai Mahakam. (ard/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan