KALTIMPOST.ID, SENDAWAR —
Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kutai Barat terus dilakukan. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mulai menangani perbaikan ruas jalan Sp Belusuh–Sendawar melalui skema Multi Years Contract (MYC) 2025–2027.
Langkah ini ditujukan untuk mendukung kelancaran mobilitas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim, Andi M Ruli, menjelaskan bahwa terdapat dua paket kontrak MYC yang dikerjakan di Kutai Barat.
Baca Juga: Lula Lahfah Usia Berapa? Selebgram yang Ditemukan Meninggal di Apartemen Jaksel
“Yaitu paket preservasi jalan Sp Belusuh–Batas Kalimantan Tengah dan paket preservasi jalan Sp Belusuh–Sp Damai–Barong Tongkok–Mentiwan,” ujarnya kepada Kaltimpost.id, Minggu (25/1/2026).
Ia menambahkan, salah satu paket yang telah berkontrak sejak 17 Desember 2025 adalah paket preservasi ruas Sp Belusuh–Sp Damai–Barong Tongkok–Mentiwan. Paket ini mencakup penanganan sepanjang jalur tersebut secara bertahap.
Jenis pekerjaan yang dilakukan meliputi rekonstruksi jalan, rehabilitasi mayor, rehabilitasi minor, serta pemeliharaan rutin untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional.
Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: Tiap Hari Sebanyak 1.101.936 Orang yang Menerima Manfaat Program MBG di Kaltim
Saat ini, kegiatan difokuskan pada kajian teknis lapangan, pengukuran, mobilisasi peralatan, serta persiapan pendirian Asphalt Mixing Plant (AMP) dan batching plant.
“Sambil menunggu tahapan tersebut selesai, kami melakukan penutupan lubang-lubang jalan agar perjalanan serta distribusi barang dan jasa tetap lancar dan risiko kecelakaan dapat ditekan,” jelasnya.
Setelah kajian teknis, mobilisasi, serta pendirian AMP dan batching plant rampung, BBPJN Kaltim akan segera melaksanakan penanganan permanen. Pekerjaan tersebut mencakup perkerasan beton semen (rigid pavement) dan pengaspalan.
Baca Juga: Persebaya Tak Ingin Terpeleset di Awal Putaran Kedua, Ini Fokus Utama Tavares
Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Kaltim menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penanganan permanen ruas ini demi meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan mempercepat waktu tempuh perjalanan.
“Kami mohon dukungan penuh dari masyarakat Kutai Barat khususnya, dan Kalimantan Timur pada umumnya, agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kami juga mohon maaf apabila selama proses konstruksi kenyamanan perjalanan sedikit terganggu,” tutup Andi.
Saat ini, penyiapan lahan juga tengah dilakukan untuk rencana pemasangan AMP dan batching plant yang berlokasi di Pegalaq, Kampung Keay, Kecamatan Damai. (*)
Editor : Ery Supriyadi