KALTIMPOST. ID, SENDAWAR- Nasib tragis dialami Rofi'i (38). Niat hati mendapatkan keuntungan dari ajakan beli besi tua, ia malah jadi korban pembunuhan. Peristiwa ini terungkap setelah atasannya melapor ke Polsek Bongan, karena korban belum pulang setelah 24 jam meninggalkan rumah.
Berdasarkan kronologis yang disampaikan atasannya, Ari Rhohmamto, korban belum kembali sejak meninggalkan rumah pada pukul 18.00 Wita, Rabu (25/2/2026).
Merasa janggal dan khawatir karena anak buahnya tak kunjung pulang, atasan korban, Ari pada pukul 17.00 Wita, Kamis (26/3/2026), melapor ke Polsek Bongan.
Dalam laporannya Ari hanya menyampaikan petunjuk, korban dijemput seorang pria berinisial BDN (34) saat keluar dari rumah pada Rabu tersebut.
Mendapat laporan tersebut jajaran Polsek Bongan melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap korban.
Pada Jumat (27/2) sekitar pukul 22.00 Wita, jajaran Polsek Bongan mencari keberadaan BDN. Lalu kemudian sekitar pukul 23.30 Wita, jajaran Polsek Bongan berhasil mengamankan BDN di tempat persembunyiannya dan membawa BDN ke Polsek Bongan untuk dimintai keterangan.
Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan BDN mengaku ia telah melakukan pembunuhan terhadap Rofi'i. Pada Sabtu (28/2/2026), sekira pukul 11.00 Wita, jajaran Polsek Bongan, meminta pelaku BDN membawa menuju TKP dan untuk menunjukkan dimana jenazah korban disembunyikan.
Tak lama berselang sekira pukul 11.30 Wita jenazah korban ditemukan di kebun sawit milik warga dan dievakusi oleh petugas.
Jajaran Polsek Bongan kemudian mencari barang bukti . Setelah itu pelaku beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polsek Bongan guna penyelidikan lebih lanjut.
Motif sementara diduga pelaku BDN yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan tinggal di Kampung Penawai nekat menghabisi nyawa korban karena ingin menguasai uang atau harta korban.
Peristiwa ini sontak membuat geger warga Kecamatan Bongan dan mendatangkan duka yang mendalam. Terlebih korban memiliki anak yang masih kecil dan berencana merayakan Idul Fitri 1447 H di kampung halaman. Korban sudah membeli tiket untuk mudik. (*)
Editor : Ismet Rifani