KALTIMPOST.ID- Pemkab Kutai Barat (Kubar) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perum Bulog di Jakarta, Senin (9/3).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kubar.
Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, kolaborasi dengan Perum Bulog diharapkan mampu meningkatkan efektivitas distribusi bahan pangan di daerah.
Terutama dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan di Kubar,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga berkaitan dengan rencana pembangunan gudang Bulog di wilayah Kubar.
Kehadiran fasilitas penyimpanan tersebut diharapkan dapat memperlancar proses distribusi beras maupun komoditas pangan lainnya.
Frederick menjelaskan, dengan adanya gudang Bulog di Kubar, penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dapat berjalan lebih efektif.
Distribusi pangan dinilai akan lebih cepat dan tepat sasaran, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Selain itu, keberadaan gudang Bulog juga diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
Dengan distribusi yang lebih terkoordinasi, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Pemerintah daerah menilai kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. (rd)
Editor : Romdani.