
KALTIMPOST.ID-Wakil Bupati Kutai Barat H Nanang Adriani membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kutai Barat (Kubar) di Taman Budaya Sendawar (TBS), Senin (6/4).
Kegiatan itu menjadi momentum konsolidasi warga perantauan asal Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Nanang menegaskan musda merupakan forum strategis tertinggi organisasi untuk mengevaluasi capaian program serta merumuskan arah kebijakan ke depan.
Ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan mampu menghasilkan keputusan yang berdampak nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Musda ini momentum memperkuat soliditas, mengevaluasi program kerja, dan merumuskan langkah strategis yang lebih berdampak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi KKSS dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan KKSS selama ini berperan penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kutai Barat.
“KKSS menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan antarwarga serta mendukung stabilitas sosial di daerah,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Ketua BPW KKSS Kalimantan Timur yang menilai sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah berjalan baik.
Peran aktif warga KKSS dinilai turut memberikan kontribusi terhadap kemajuan sosial dan pembangunan daerah.
Usai pembukaan Musda, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Rumah Singgah KKSS Kubar.
Peresmian dilakukan secara simbolis oleh wakil bupati sebagai bentuk dukungan terhadap penyediaan fasilitas sosial bagi warga perantauan.
Rumah singgah tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung, baik sebagai tempat transit maupun pusat bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.
Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan memperkuat solidaritas internal organisasi sekaligus memperluas kontribusi KKSS bagi masyarakat luas.
Dengan pelaksanaan musda dan hadirnya rumah singgah, KKSS Kubar diharapkan semakin solid serta mampu memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. (rd)
Editor : Romdani.