Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

63 Peserta Pemeriksaan Administrasi Awal Penerimaan Polri di Kutai Barat Dinyatakan Memenuhi Syarat

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 8 April 2026 | 11:54 WIB
KETAT: Pemeriksaan administrasi awal penerimaan Polri tahun 2026 di Kubar berjalan lancar. 
KETAT: Pemeriksaan administrasi awal penerimaan Polri tahun 2026 di Kubar berjalan lancar. 

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–Polres Kutai Barat melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Administrasi Awal (Rikmin Awal) dalam rangka penerimaan Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. 

Tercatat sebanyak 74 pendaftar, dengan 69 peserta mengikuti verifikasi. Dari jumlah tersebut, 63 peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS), sedangkan 6 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Peserta TMS dengan beberapa alasan di antaranya mengundurkan diri dan tidak memenuhi standar tinggi badan.

Baca Juga: Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026 Dipastikan Cair! Tanpa Potongan, Ini Jadwal dan Rincian Komponennya

Kasi Humas Polres Kabar Iptu Sukoco mengatakan, dalam pemeriksaan administrasi awal melibatkan sejumlah pihak. 

" Tim pemeriksa administrasi, pengawas internal dari Sipropam dan Siwas, tim kesehatan serta pengawas eksternal yang terdiri dari unsur Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pendidikan, dan Kesbangpol Kabupaten Kutai Barat," ujarnya, Rabu (8/4). 

Rangkaian kegiatan meliputi pengarahan panitia Rikmin Panbanrim, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan administrasi peserta seleksi Bintara dan Tamtama Polri, sidang penentuan kelulusan administrasi Akpol, serta pengumuman hasil sidang.

Baca Juga: Januari hingga April Ini Sudah 19 Kasus Kebakaran di Kabupaten Paser  

Pada seleksi Bintara Polair, terdapat 2 pendaftar yang mengikuti verifikasi, dengan hasil 1 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan 1 peserta tidak memenuhi syarat karena mengundurkan diri.

Sementara itu, pada seleksi Tamtama Brimob, dari 1 pendaftar yang mengikuti verifikasi, seluruhnya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena mengundurkan diri.

Kegiatan ini merupakan tahapan awal dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri yang dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan humanis, guna menjaring calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.

Diharapkan proses seleksi penerimaan Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Polres Kutai Barat dapat berjalan dengan lancar, serta menghasilkan calon-calon anggota Polri yang siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

Editor : Dwi Restu A
#administrasi #polres kubar #penerimaan anggota polri #pendaftaran