KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Kabut duka menyelimuti Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Sosok yang menjadi perintis fondasi pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Kutai Barat, Rama Alexander Asia, meninggal dunia pada Jumat (10/4/2026).
Bupati pertama Kutai Barat periode 2001–2006 itu mengembuskan napas terakhir di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, tepat pukul 09.00 Wita. Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga melalui Evi, putri almarhum yang menyampaikan bahwa ia wafat dengan tenang.
Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka, Perumahan Villa Tamara, Samarinda. Tempat tersebut menjadi ruang bagi keluarga, kerabat, dan sahabat untuk memberikan penghormatan terakhir.
Baca Juga: BMKG Prediksi El Nino 2026, BPBD PPU Siaga Penuh Hadapi Ancaman Karhutla
Bagi masyarakat Kutai Barat, Rama Alexander Asia bukan sekadar kepala daerah pertama. Ia dikenal sebagai arsitek awal yang membangun arah pemerintahan setelah pemekaran dari Kabupaten Kutai.
Di bawah kepemimpinannya, fondasi pembangunan mulai diletakkan, mulai dari infrastruktur dasar hingga sistem tata kelola pemerintahan yang masih berkembang pada masa awal pembentukan daerah.
Kepergian Rama memunculkan gelombang duka dari berbagai kalangan. Para tokoh daerah, unsur pemerintah, tokoh adat, hingga organisasi kepemudaan menyampaikan belasungkawa dan rasa kehilangan yang mendalam.
Mereka mengenang almarhum sebagai pemimpin visioner yang dekat dengan masyarakat serta memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan Kutai Barat.
Baca Juga: Aksi Nyata Halalbihalal Sendawar: Sembako Disalurkan ke Panti dan Disabilitas
Selamat jalan, Rama Alexander Asia. Jejak pengabdian dan dedikasimu akan terus hidup dalam perjalanan Kutai Barat dan masyarakatnya. (*)