KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) November mendatang mulai dipanaskan. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menegaskan bahwa pengiriman kontingen tahun ini akan sangat selektif dan berbasis capaian prestasi.
Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Keolahragaan Tahun 2026 yang dibuka oleh Asisten I Setkab Kubar, Nopandel, di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Selasa (28/4/2026).
Membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, Nopandel menekankan bahwa forum ini adalah momentum strategis untuk mencetak atlet lokal yang kompetitif.
Baca Juga: Siap-siap! SMP 29 Balikpapan Mulai Dibangun Mei di Grand City, Telan Anggaran Rp 23 Miliar
"Rapat kerja ini harus mampu melahirkan program yang terukur, selaras, dan berorientasi pada hasil. Khususnya dalam mencetak atlet lokal yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga internasional," ujar Nopandel mengutip arahan Bupati.
Dalam arahan tersebut, ditekankan pentingnya sinergi dan sinkronisasi program antara Dispora, KONI, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kutai Barat. Sinergi ini dianggap krusial agar peta jalan pembinaan atlet berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.
Sementara itu, Kepala Dispora Kubar, Gamas Laden, menyoroti teknis keberangkatan atlet menuju Porprov. Mengingat adanya keterbatasan kuota, ia memastikan seleksi akan berlangsung ketat dengan prioritas pada cabang olahraga (cabor) unggulan yang memiliki peluang nyata.
"Prioritas akan diberikan kepada cabor atau atlet yang memiliki peluang meraih medali, minimal perunggu. Terkait keberangkatan mandiri, sesuai arahan Ketua KONI, sebaiknya tidak dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tegas Gamas.
Tak hanya soal prestasi di lapangan, Gamas juga mendorong organisasi di bawah naungan KONI maupun KORMI untuk mulai melirik potensi industri olahraga.
Menurutnya, kegiatan olahraga harus mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat di daerah.
Di akhir pernyataannya, Gamas mengimbau seluruh perwakilan cabor untuk segera melengkapi data administrasi atlet yang diminta oleh panitia. Hal ini sangat penting guna memastikan seluruh tahapan persiapan kontingen menuju Porprov berjalan lancar tanpa kendala teknis. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo