Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rumah Dinas Bupati Kubar Bakal Direnovasi karena Dua Dekade Tanpa Sentuhan Perbaikan

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 6 Mei 2026 | 15:45 WIB
RENCANAKAN: Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Kutai Barat. 
RENCANAKAN: Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Kutai Barat. 
 
 
KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–Rencana alokasi anggaran renovasi interior rumah dinas bupati Kubar yang masuk dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) 2026 menjadi buah bibir. Hal itu karena cukup banyak yang bermasalah.
 
​Kepala Bidang Cipta Karya (CK) Dinas PUPR Kubar Hironimus Stephen mengungkapkan, langkah peremajaan itu bukan tanpa alasan kuat. Menurutnya, bangunan yang menjadi simbol kewibawaan daerah tersebut sudah "kelelahan" menghadapi waktu. Sejak pertama kali digunakan pada 2005 silam, belum ada sentuhan renovasi besar pada sisi interiornya.
 
Baca Juga: Jelang Women’s Series 2026, Timnas Basket 3x3 Putri Rombak Skuad
 
​"Dari 2005 hingga sekarang belum pernah ada peremajaan. Usia bangunan sudah menginjak kurang lebih 21 tahun," terang Stephen, Rabu (6/5). 
Stephen membeberkan bahwa kerusakan yang terjadi bukan sekadar masalah estetika, melainkan sudah menyentuh aspek struktural interior. Serangan rayap dan faktor kelembapan menjadi musuh utama yang membuat material kayu di dalam rumah tersebut mulai keropos.
 
​Banyak bagian dalam bangunan yang kini kondisinya melapuk. Mulai kusen pintu dan jendela yang mulai goyah, plafon yang rentan ambrol, hingga detail interior lainnya yang sudah tidak lagi berfungsi maksimal.
 
​"Kalau melihat kondisi sekarang, kemungkinan 99 persen bagian dalam memang perlu direnovasi karena sudah termakan usia. Jadi, dengan anggaran yang disiapkan, saya kira sangat wajar untuk dilakukan perbaikan di sana," tegasnya.
 
Baca Juga: Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Segiri, KONI Kaltim: Momentum untuk Samarinda
 
Pihak Dinas PUPR menekankan bahwa pekerjaan tahun depan akan difokuskan secara spesifik pada titik-titik krusial yang dinilai sudah tidak layak.
 
Perbaikan menyeluruh pada kusen, plafon, dan elemen interior lainnya diharapkan dapat mengembalikan fungsi rumah dinas sebagai sarana penunjang kinerja kepala daerah yang aman dan nyaman.
Langkah itu diambil sebagai bentuk pemeliharaan aset negara agar kerusakan tidak merembet ke struktur utama bangunan yang bisa memakan biaya jauh lebih besar jika dibiarkan terus terbengkalai. 
 
Baca Juga: Neymar Jr Diduga Tampar dan Tendang Putra Robinho, Ini Kronologinya
 
Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa urgensi renovasi tersebut murni didasari oleh faktor teknis dan kelayakan bangunan yang sudah berusia dua dekade. (*)
Editor : Dwi Restu A
#bupati kubar #rumah dinas #Perbaikan #kubar