Utama Samarinda Balikpapan IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan Kaltim

Tak Mau Jalan Cepat Rusak, Beton Ruas SP Blusuh–Batas Kalteng Dites Ketat

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 8 Mei 2026 | 17:21 WIB
CEK KUALITAS: Pengujian beton untuk pekerjaan pservasi ruas Sp Belusuh-Batas Kalteng. IST/KP
CEK KUALITAS: Pengujian beton untuk pekerjaan pservasi ruas Sp Belusuh-Batas Kalteng. IST/KP

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Komitmen terhadap penyediaan kualitas infrastruktur jalan di wilayah perbatasan terus diperkuat. Memasuki tahap krusial, Paket Preservasi Jalan SP Blusuh hingga Batas Kalimantan Tengah kini berada di bawah pengawasan ketat.

Fokus utamanya bukan sekadar progres fisik, melainkan ketahanan material melalui pengujian mutu beton secara berkala. ​Langkah ini diambil untuk memastikan setiap jengkal konstruksi memiliki "daya tahan" yang sesuai dengan spesifikasi teknis.

Mengingat jalur ini merupakan urat nadi logistik lintas provinsi, kualitas beton menjadi harga mati demi menjamin kekuatan dan umur layanan jalan yang panjang. ​Tim teknis di lapangan tidak ingin kecolongan.

Serangkaian prosedur mulai dari pengambilan sampel beton segar hingga slump test dilakukan secara presisi sebelum material dituangkan. Tak berhenti di situ, benda uji (silinder/kubus) juga disiapkan untuk melewati "sidang" kuat tekan di laboratorium.

Baca Juga: Siaga Hadapi Kerusuhan dan Gangguan Kamtibmas, Polisi Balikpapan Intensif Latihan Dalmas

​"Pengawasan mutu adalah prioritas utama kami. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang diinvestasikan menghasilkan konstruksi yang optimal dan sesuai kontrak," ujarKabag Teknik PT Bumi Karsa, kontraktor pekerjaan tersebut, Jumat (8/5/2026).

Pengujian yang mengacu pada standar nasional ini berfungsi sebagai benteng pertahanan terhadap potensi kerusakan dini. Dengan data yang akurat dari laboratorium, tim dapat melakukan evaluasi instan jika ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi di lapangan.

​Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) melalui PPK 1.9, Joko Sidik mengungkap beberapa parameter utama yang menjadi fokus antara lain: ​kekuatan tekan, memastikan beton mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas.

​Konsistensi campuran, melalui uji slump untuk menjaga kemudahan pengerjaan (workability). Ketahanan cuaca, mengingat kondisi geografis Kalimantan yang ekstrem. Muara dari ketatnya pengawasan ini adalah keandalan infrastruktur.

Baca Juga: Kabar Gembira! Balikpapan Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Ini Kata BKPSDM

Jalan yang berkualitas tidak hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga tentang efisiensi distribusi barang dan jasa bagi masyarakat di pelosok Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah.

​Melalui konsistensi pengujian ini, proyek preservasi SP Blusuh diharapkan tidak hanya menjadi proyek musiman, melainkan warisan infrastruktur yang aman, kokoh, dan tahan lama bagi konektivitas antar-provinsi. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#jalan SP Blusuh #preservasi jalan Kaltim #proyek jalan Kalteng #mutu beton jalan #uji beton jalan