Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sungai Mahakam Meluap, Jalan Muara Bunyut - Melak Terendam, BPBD Kubar Minta Warga Siaga 

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 20 Mei 2026 | 11:41 WIB
MELUAP: Debet air sungai Mahakam naik, sejumlah titik ruas jalan Melak - Bunyut mulai teredam. (SUNARDI/KP)
MELUAP: Debet air sungai Mahakam naik, sejumlah titik ruas jalan Melak - Bunyut mulai teredam. (SUNARDI/KP)

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR – Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Mahakam kembali meningkat. Rabu (20/5), luapan sungai terbesar di Kalimantan Timur itu mulai mengepung sejumlah kawasan dataran rendah. 

Dampak paling signifikan terlihat di jalur penghubung vital, di mana beberapa titik ruas jalan yang menghubungkan Muara Bunyut menuju Melak kini sudah terendam, dan mulai mengganggu aktivitas berkendara warga.

Baca Juga: Harga Hasil Pertanian Menguat, NTP Kaltim Ikut Terkerek

​Merespons kondisi yang kian dinamis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat (Kubar) langsung bergerak cepat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kubar, Yudianto Rihartono meminta seluruh lapisan masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, untuk segera meningkatkan kewaspadaan.

​"Kenaikan debit air terjadi cukup signifikan hari ini. Kami mengimbau warga untuk tidak lengah dan mulai mengamankan barang-barang berharga," ujar Yudianto kepada Kaltim Post. Rabu (20/5). 

Yudianto menjelaskan, pihaknya telah menurunkan personel tim kaji cepat ke sejumlah titik lokasi yang rawan dan mengalami kenaikan debit air di beberapa kecamatan.

Baca Juga: Soal AI yang Bisa Lacak Kejanggalan Pengadaan Pemerintah, Ketua DPRD Kutim Beri Tanggapan Ini

​Langkah ini diambil agar pemerintah daerah mendapatkan data riil di lapangan mengenai kecepatan kenaikan air dan dampaknya terhadap permukiman. 

Saat ini, tim di lapangan tidak hanya sekadar mendata, tetapi juga melakukan patroli intensif secara berkala untuk memantau pergerakan debit air Sungai Mahakam.

​Antisipasi terburuk mulai disusun. Mengingat cuaca yang masih sulit diprediksi, BPBD Kubar kini memperkuat koordinasi dengan jajaran aparatur di tingkat bawah.

Baca Juga: Harkitnas 2026 di Balikpapan: Wali Kota Ajak Jaga Persatuan dari Isu Perpecahan

​"Kami juga terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak kecamatan dan para petinggi kampung. Ini penting untuk mempersiapkan langkah antisipasi dan skenario evakuasi warga jika air terus meninggi dan masuk ke permukiman dengan cepat," tegas pria yang akrab disapa Yudi ini.

​Pihak BPBD juga mengingatkan para pengemudi yang ingin melintasi jalur Muara Bunyut - Melak untuk ekstra hati-hati, atau mencari jalur alternatif jika kendaraan mereka tidak memungkinkan untuk menerobos genangan air. 

Kesiapsiagaan mandiri dari masyarakat diharapkan dapat meminimalisasi risiko kerugian material maupun korban jiwa di tengah ancaman banjir musiman ini. (*)

Editor : Dwi Restu A
#meluap #siaga #sungai mahakam #Kutai Barat